' Kab Bandung Siaga Bencana Kekeringan - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Home » , » Kab Bandung Siaga Bencana Kekeringan

Kab Bandung Siaga Bencana Kekeringan

Written By dodi on Monday, July 16, 2012 | 8:00 AM

KAB.BANDUNG (LJ)- Pemerintah Kabupaten Bandung telah menyatakan status siaga bencana kekeringan. Pernyataan darurat siaga bencana kekeringan ini mulai diberlakukan selama enam bulan sejak 4 mei sampai 4 Oktober 2012. Kesiapsiagaan ini merupakan bentuk antisipasi kemungkinan terjadinya bencana kekeringan.
    "Sesuai dengan keputusan bupati, saat ini Kabupaten Bandung sedang siaga bencana kekeringan, adapun daerah yang rawan kekeringan tersebut di antaranya Nagreg, Cikancung, Rancaekek, Baleendah, Kutawaringin, Cilengkrang, Majalaya dan Solokan Jeruk," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung, Marlan, Kepada LINGKAR JABAR, di Soreang, Kabupaten Bandung, kemarin.
    Menurutnya, daerah yang paling parah dengan kekeringan ini di Kampung Cipicung, Kelurahan Baleendah, Kecamatan Baleendah.  Di sana, jika kemarau selama seminggu, pasti sulit air. Kalau Rancaekek, selain rawan kekeringan juga rawan banjir.
    “Selain itu, di kampung tersebut, kondisi geologisnya batu cadas. Sehingga, untuk bisa mendapatkan air harus melalui sumur bor artesis. Penanggulangannya, kami sudah berkoordinasi dengan PDAM Kabupaten Bandung untuk penyediaan air bersih," ujarnya.
    Sesuai dengan visi Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bandung "Terwujudnya Kabupaten Bandung Siaga dan Sabilulungan Dalam Menghadapi Bencana" dan Misi Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bandung, Meningkatkan pengurangan resiko bencana dijadikan sebagai prioritas daerah dengan didukung oleh sistem kelembagaan yang kuat, budaya dan kearifan lokal.
    Melakukan identifikasi, kajian dan pemantauan resiko bencana dan memperkuat peringatan dini, Menggunakan pengetahuan, inovasi dan pendidikan untuk membangun suatu budaya aman dan ketahanan terhadap bencana di semua tingkatan. Mengurangi faktor utama penyebab bencana, Memperkuat kesiapsiagaan terhadap bencana untuk menjamin pelaksanaan tanggap darurat yang efektif.     Membangun sistem manajemen logistik yang profesional.  Dan Mengkoordinasikan dan melaksanakan penanggulangan bencana yang terkoordinasi dan terpadu bersama-sama dengan stakeholder masyarakat disemua tataran dan sektor untuk mengendalikan resiko bencana baik pencegahan, mitigasi, kesiapsiagaan, tanggap darurat atau pemulihan dan rekonstruksi.
    Karenanya, Pemkab Bandung, lanjut Marlan, menghimbau masyarakat untuk tetap waspada terkait bencana kekeringan ini.Jika musim kemarau pasti kebakaran, rawan pangan, rawan daya beli dan kekeringan. Untuk mengantisipasinya, saya imbau masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan.
    “Keputusan menetapkan status siaga darurat kekeringan ini ialah sebagai langkah antisipasi dari Pemkab Bandung apabila terjadi darurat kekeringan saat musim kemarau tahun ini. Kita sudah melakukan rapat koordinasi dengan Dinas Pertanian, Perkebunan, Badan pengkajian Penerapan teknologi (BPPT), BMKG, Kepolisian, dan lainnya, “ ungkapnya. (FEN)


Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger