' Jelang Ramadhan: Harga Sembako Pasar Tradisional Cirebon Naik - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » » Jelang Ramadhan: Harga Sembako Pasar Tradisional Cirebon Naik

Jelang Ramadhan: Harga Sembako Pasar Tradisional Cirebon Naik

Written By dodi on Thursday, July 19, 2012 | 8:00 AM

KAB.CIREBON (LJ) - Menjelang bulan ramadan, beberapa pasar tradisional dan Pasar Modern di Kota dan Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, harga sembilan bahan pokok (Sembako) yang dibutuhkan masyarakat, mulai merangkak naik.

Berdasarkan hasil pantauan LINGKAR JABAR, dilokasi, bahwa kenaikan harga Sembako disejumlah Pasar tersebut, masih sedikit dan berfariasi antara pasar yang satu dengan pasar lainnya. Seperti pasar Desa Jungjang harga Beras berkualitas biasa yang semula harganya Rp.7000/kg, sekarang naik menjadi Rp7.500,-/kg. Pasar Palimanan Rp8000/kg, Pasar Sumber Rp7300,-/kg, Pasar Jamblang Rp.7500/kg, Pasar Pesalaran Rp.8000/kg, Pasar Mundu Rp.8.000/kg, Pasar Cipeujeuh Rp.8500, Pasar Ciledug Rp.8500/kg, dan Pasar Babakan Rp.7500/kg.

Begitu juga kenaikan, terjadi di sejumlah Pasar Tradisional yang ada di Kota Cirebon. Seperti Pasar Derajat beras yang berkualitas biasa yang semula harganya Rp.7100/kg sekarang menjadi Rp.7400/kg, Pasar Keramat pada awalnya Rp.7000/kg sekarang naik menjadi Rp.7.600/kg,. Sementara Pasar Jaga Satru ada kenaikan sedikit semula harga beras berkualitas biasa Rp.7000/kg sekarang naik menjadi Rp.7250/kg. Rata-rata harga beras disejumlah Pasar yang ada di Kota dan Kabupaten Cirebon, mengalami kenaikan 3 sampai 10 persen.

Sementara harga gula pasir, gula merah, dan gula batu, ada kenaikan rata Rp. 200 /kg. Minyak Goreng kenaikannya rata-rata Rp.250./liter. Daging sapi harganya ada kenaikan rata-rata Rp.3000/kg, semula daging sapi Murni 1 Rp.62.000/kg sekarang menjadi Rp.65.000/kg, daging Sapi Murni 2 harganya masih tetap seperti semula yaitu Rp.55.000/kg. daging ayam boiler semula harganya Rp.24.000/kg sekarang menjadi Rp.26.000/kg, Daging Kambing semula harganya perkilo Rp.58.000,- sekarang naik menjadi Rp. 63.000/kg. hampir sama harganya dengan daging sapi.

Daging Ayam kampung semula harganya Rp.41.000/kg sekarang menjadi Rp.45.000/kg. Adapun kenaikan harga Sembako lainnya seperti Telur, Margarine, Susu Kental Manis, Garam beryodium, Gas Elpiji 3 kg, Kacang-kacangan, Ikan, Tepung Terigu, Sayur Mayur, Bumbu, Cabe, Bawang, dan Jagung Pipilan, kenaikanya rata-rata Cuma Rp.300.kg. Kenaikan ini hampir terjadi di seluruh Pasar yang ada di Kota dan Kabupaten Cirebon.

Tentu saja dengan adanya kenaikan ini membuat ibu-ibu rumah tangga pusing bukan kepalang, sebagaimana dialami, Salma Liana (26) warga Desa Prajawinangun Kulon, Kecamatan Kaliwedi, Kabupaten Cirebon, “Pendapatan suami saya masih tetap, belum ada  tambahan, sementara harga Sembako, sudah kian meroket.” Kata Salma kepada LINGKAR JABAR disaat lagi belanja di Pasar Desa Jungjang Kecamatan Arjawnangun Kabupaten Cirebon.

 Dia berharap, pemerintah setempat dapat memperhatikan dalam kenaikan sembakok tersebut. “Saya memohon kepada Pemerintah, selama Bulan Ramadan minta diadakan Bazar Pasar Murah keliling di tiap kota Kecamatan,” pintanya…(LIL)
Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger