' Harga Daging Melejit, Ikan Jadi Primadona Warga - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Home » » Harga Daging Melejit, Ikan Jadi Primadona Warga

Harga Daging Melejit, Ikan Jadi Primadona Warga

Written By dodi on Tuesday, July 24, 2012 | 8:00 AM

CIREBON (LJ) - Naiknya harga daging dipasar tradisional pasar ikan gebang, Kecamatan Gebang, Kota Cirebon, Jawa Barat, harga daging ayam, daging sapi dan daging kambing pada bulan puasa ini, membuat galau para ibu rumah tangga. Hal ini, membuat ibu rumah tangga harus berpikir ulang mencari alternative lain pengganti daging dengan beralih membeli ikan.

Dari hasil pantau LINGKAR JABAR dilokasi pasar ikan Gebang, para ibu rumah tangga terlihat antri untuk mendapatkan ikan untuk mengantikan menu dari daging yang harganya semakin primadona (melejit-red).

Ratinah (40), Salah seorang penjual ikan di Pasar Ikan Desa Gebang mekar, mengaku, kebanjiran pembeli terhadap permintaan ikan di bulan Ramadan. “Bila di bulan puasa, biasanya harga ikan menjadi naik, karena banyak masyarakat yang menginginkannya. Apalagi sekarang harga daging naik, makanya para konsumen daging sekarang beralih mengkonsumsi ikan,” ucap Ratinah, kepada LINGKAR JABAR, Senin, (23/7) kemarin.

Kata dia, jika dibandingkan antara kenaikan daging dengan ikan akan sangat berbeda jauh. "Daging ayam minggu kemarin masih Rp 20 ribu per kilogram, sekarang sudah mencapai angka Rp28 ribu per kilogram. Sedangkan ikan jenis bandeng sekarang naik menjadi Rp15 ribu yang tadinya Rp12 ribu. Namun, masyarakat masih menganggap wajar kenaikan tersebut, sehingga banyak yang mencari ikan," tuturnya.

Lanjut dia menjelaskan, jenis ikan yang menjadi incaran masyarakat adalah jenis ikan cumi dan ikan bandeng. Untuk menyediakannya itu, kami ambil dari daerah Tegal sebagai persediaan stok dagangannya. “Jenis ikan yang lain juga mengalami kenaikan. Ikan talang sekarang harganya Rp.20 ribu yang awalnya Rp.16 ribu, ikan gerok Rp.15 ribu yang semula Rp.12 ribu, ikan kedukang sekarang harganya Rp.14 ribu awalnya Rp.12 ribu, serta udang ukuran sedang awalnya Rp.25 ribu menjadi Rp.33 ribu,” ujarnya.

Ditempat terpisah, Susan (32) seorang ibu rumah tangga, warga Desa Gebangkulon Kecamatan Gebang Cirebon, mengeluhkan kenaikan harga daging sapi yang kini mencapai Rp.85 ribu per kilogram. Padahal satu minggu sebelumnya masih diangka Rp65 ribu. “Makanya saya beralih ke ikan. Saat ini harga daging menjadi primadona," pungkasnya. GYO/PIP (C.12)

Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger