' DPRD Pinta Sekolah Unggulan Diaudit - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Home » » DPRD Pinta Sekolah Unggulan Diaudit

DPRD Pinta Sekolah Unggulan Diaudit

Written By dodi on Tuesday, July 10, 2012 | 10:38 AM

KAB.PURWAKARTA (LJ) - Ketua DPRD Purwakarta, Ucok Ujang Wardi, minta setiap sekolah menengah atas (SMA) terutama sekolah unggulan di Purwakarta setiap akhir tahun dilakukan audit oleh akuntan publik. Hal itu dilakukan, agar setiap sekolah berorientasi terhadap kepentingan masyarakat khususnya dalam dunia pendidikan.

“Harus ada audit dana sumbangan pendidikan setiap akhir tahun terhadap sekolah-sekolah. Terutama sekolah unggulan di Purwakarta,” kata Ucok Ujang Wardi kepada LINGKAR JABAR di gedung DPRD Purwakarta, Senin (9/7), berkaitan dengan banyaknya keluhan orang tua siswa akibat mahalnya dana sumbangan pendidikan (DSP).

Dikatakan Ucok, banyak masyarakat yang mengeluhkan DSP sangat tinggi. Di satu pihak pemerintah tengah gencar gencarnya dengan program wajib belajar. Sementara masyarakat dihadapkan dengan tingginya biaya sekolah yang dilakukan oleh sekolah-sekolah. Terlebih sekolah unggulan dengan dalih sumbangan untuk pembangunan.

Dirinya mengkhawatirkan, DSP dijadikan bancakan atau bagi bagi dengan banyak oknum, dilakukan para pelaku pendidikan. Bahkan hal itu tidak sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan oleh Bupati Purwakarta. Sehingga terjadi penerapan anggaran DSP semena-mena dan over lape oleh pihak sekolah. Dampaknya, timbul kecemburuan sosial yang juga memberatkan para orang tua.

Sementara dana yang ditetapkan pihak sekolah dengan dalih untuk pembangunan, dinilai cenderung tidak direalisasikan pihak sekolah. Baik dalam bentuk fisik atau DSP. Bahkan untuk biaya pembangunan gedung baru atau kebutuhan sekolah lainnya. Dirinya melihat, banyak sekolah yang DSP nya tinggi, namun tidak melakukan perubahan pembangunan.

Karenanya Ucok Ujang Wardi mengimbau, DSP tidak semena-mena dan tidak keluar dari ketetapan serta aturan Bupati Purwakarta. Maka setiap akhir tahun, perlu dilakukan audit oleh akuntan publik. Utamanya terkait DSP yang dinilai sering memberatkan para orang tua setiap memasuki tahun ajaran baru.

Untuk diketahui, setiap tahun ajaran baru, masyarakat selalu mengeluhkan tingginya biaya penerimaan siswa baru (PSB) yang dikemas dalam dana sumbangan pendidikan (DSP). Mulai tingkat SLTP maupun SMA, terlebih sekolah unggulan di Purwakarta. Terkait hal ini, DPRD mengimbau agar pihak sekolah tidak semena-mena dalam menentukan DSP.YAS

Keterangan foto : Ucok Ujang Wardi
Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger