' DPRD & Pemprov Jabar Gelar Hearing Dialog - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » , » DPRD & Pemprov Jabar Gelar Hearing Dialog

DPRD & Pemprov Jabar Gelar Hearing Dialog

Written By dodi on Tuesday, July 17, 2012 | 8:00 AM

BANDUNG(LJ)-  Pembangunan di pedesaan mendapat perhatian serius dari pihak Pemprov Jabar dan DPRD Jabar. Penguatan pembangunan di pedesaan disepakati untuk terus didorong. Hal itu mengemuka pada hearing dialog Wagub Jabar, H. Dede Yusuf dan Ketua DPRD Jabar Irfan Suryanagara bersama masyarakat Ciamis bertempat di Aula SDN Cijulang 3, Cihaur Beuti, Kabupaten Ciamis kemarin.
      Pada pertemuan itu,Wagub mengungkapkan untuk mendorong pemerataan pendidikan, Pemprov Jabar telah membangun 15.000 Ruang Kelas Baru (RKB). Dari sekolah yang dibantu RKB diantaranya SDN Cijulang, Cihaurbeuti, Kabupaten Ciamis dengan jumlah RKB yang dibantu sebanyak 2 RKB.
      Di bidang kesehatan Pemprov Jabar sudah berhasil memfasilitasi pembentukkan 1.000 Puskesmas Poned. Sejalan dengan program tersebut, di setiap desa disiapkan minimal 1 bidan desa. Untuk ke depan sudah dirancang penempatan minimal 1 dokter di 1 Puskesmas.
      Untuk mendorong kesinambungan pembangunan di pedesaan, sambung Wagub untuk sebagian desa telah difasilitasi anggaran untuk program desa peradaban dengan anggaran Rp1 miliar per desa. Hingga saat ini tercatat ada 250 desa yang sudah mendapat dana tersebut.
      Dengan kondisi jumlah desa yang ada di Jabar yang mencapai lebih dari 5.780 desa, maka tidak mungkin pemerintah memberikan semua anggaran APBD untuk seluruh desa di Jabar.
      Sebagai solusinya, untuk desa yang khususnya belum mendapatkan bantuan dana desa peradaban didorong melalui anggaran Bumdes dan perbaikan sarana publik. Dalam implementasinya,dengan mempertimbangkan kearifan lokal yang dimiliki oleh masing-masing daerah.
      Sementara itu, Irfan mengungkapkan agar bantuan ke desa tepat sasaran, bantuan langsung diserahkan ke desa melalui transfer dari bank. Sementara itu, untuk mengevaluasi efektivitas program, kini telah dibuat layanan sms. "Melalui layanan tersebut, masyarakat dapat melaporkan kondisi terkini tentang desa, diantaranya bentuk pengaduan atau bentuk kritik soal pembangunan desa,"jelasnya.
      Sementara dalam mendukung pembangunan ekonomi di pedesaan, DPRD Jabar telah merancang pembentukkan BUMD baru yang akan bergerak dalam bidang usaha menangani bidang pertanian. Nantinya BUMD tersebut, diantaranya akan membeli produk hasil pertanian dari seluruh desa yang ada di Jabar.
      "Dorongan anggaran untuk bidang pendidikan, seperti bantuan sarana MI juga dialokasikan melalui dana hibah dan bansos," jelasnya.(FER)
Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger