' Dituding Korupsi, Kuwu Desa Panggang Sapi Dipolisikan - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » » Dituding Korupsi, Kuwu Desa Panggang Sapi Dipolisikan

Dituding Korupsi, Kuwu Desa Panggang Sapi Dipolisikan

Written By dodi on Monday, July 30, 2012 | 8:00 AM

KAB.CIREBON (LJ) - Terkait terkuaknya borok Tazwid, Kuwu Desa Panggang Sari-Kecamatan Losari, Kabupaten Cirebon, Ketua Badan Perwakilan Desa (BPD) Panggang Sari, Parikhin Soebari, melaporkan kuwu nya ke Kepolisian Resort (Polres) Cirebon. Pelaporan ini, dikaitkan adanya dugaan tindak pidana Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN).

Berdasarkan temuan BPD, diketahui Kuwu telah menikmati hasil dari menyewakan sebuah lahan bengkok yang dianggap oleh Kuwu tanah tak bertuan. Tanah itu dimanfaatkan untuk kepentingan memperkaya diri selama bertahun-tahun semasa Tazwid menjadi Kuwu desa Panggang Sari. Bahkan yang bersangkutan tidak dapat mempertanggungjawabkan penggunaan uang hasil sewa lahan tanah bengkok yang berada di blok Dinar seluas kurang lebih 2 hektar.

"Ironisnya, uang hasil sewa lahan tersebut ternyata diketahui tidak masuk dalam kas desa atau APBDES hanya dengan sebuah alasan uang hasil sewa lahan digunakan untuk kegiatan Posyandu, semua bukti dan data sudah kami serahkan ke pihak Mapolres Cirebon untuk bahan penyelidikan Polres Cirebon," ujar Parikhin Soebari ketika dikonfirmasi LINGKAR JABAR di kediamannya, kemarin.

Secara terpisah, ketika LINGKAR JABAR mengkonfirmasikan hal tersebut ke pihak Mapolres Cirebon melalui Kanit Tipikor Polres Cirebon Aiptu Sadino lewat telepon selulernya, dia mbenarkan pihaknya telah menerima laporan dari masyarakat desa Panggang Sari dan pihaknya sudah melakukan beberpa langkah-langkah menindaklanjuti laporan dari masyarakat dan sudah melakukan pengambilan keterangan dari sejumlah saksi.

Sementara itu ketika LINGKAR JABAR meminta tanggapan kepada Camat Losari, Hardomo, perihal adanya kuwu dilaporkan oleh BPD, dia mengatakan hal tersebut sepenuhnya diserahkan kepada pihak desa Panggang Sari dan aparat penegak hukum. "Karena masalah ini sudah masuk ke ranah hukum jadi kita tinggal menunggu hasil penyelidikan dari jajaran penegak hukum saja. Tapi kami tetap melakukan upaya pembinaan terhada aparatur pemerintahan desa Panggang Sari," ujarnya.

Di lain pihak Ketua LSM BM Citi ( Bela masyarakat Cirebon Timur ) Endi Rohendi kepada LINGKAR JABAR dengan tegas meminta kepada pihak jajaran penegak hukum dalam hal ini Polres Cirebon agar bertindak tegas dan tidak tebang pilih dalam managani kasus kuwu desa Panggang Sari. Pasalnya, menurut Rohendi, berdasarkan bukti dan fakta yang ada unsur korupsinya sangat kental sekali. "Tapi jika pihak Polres ada main mata dengan pihak kuwu, maka kami tidak akan segan-segan melaporkan ke tingkat yang lebih tinggi," ancamnya. WAS/GYO



Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger