' Dishub Kota Bekasi Tahan Truk Sampah DKI - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Home » » Dishub Kota Bekasi Tahan Truk Sampah DKI

Dishub Kota Bekasi Tahan Truk Sampah DKI

Written By dodi on Tuesday, July 10, 2012 | 10:57 AM

KOTA BEKASI (LJ) – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi melakukan tindakan tegas terhadap truk sampah milik Dinas Kebersihan DKI Jakarta karena melanggar rute dan jam operasional tempat pembuangan akhir (TPA) Bantargebang. Selain satu unit truk sampah yang ditahan sejak Senin (9/7), diketahui armada lain milik DKI juga melakukan pelanggaran trayek Dishub Kota Bekasi.
    Kepala Seksi Pengendali dan Keselamatan Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kota Bekasi, Ikhwanudin Rahmat mengatakan, truk yang ditahan jenis truk tertutup dengan nomor polisi B 9638 ZQ. "Ditahan saat truk melintas di jalan Ahmad Yani," ujarnya, Senin (9/7).
    Jalan Ahmad Yani kata Ikhwanudin, sebenarnya merupakan jalur truk angkut sampah dengan waktu yang telah ditentukan. Truk sampah hanya diperbolehkan lewat antara pukul 21.00-04.00 WIB atau hanya pada malam hari saja. "Truk yang ditahan melintas pada siang hari. Aturan batas waktu itu sudah menjadi perjanjian kerjasama antara Kota Bekasi dan DKI Jakarta," imbuhnya.
    Truk sampah milik Dinas Kebersihan DKI Jakarta, diduga memilih melintas pada siang hari karena kondisi jalan yang relatif sepi. Truk itu melewati jalan tol Jakarta-Cikampek, keluar melalui pintu tol Bekasi Barat, kemudian melalui jalan Ahmad Yani dan jalan Raya Narogong untuk menuju TPST Bantargebang. 
    Jalur lain yang sering ditempuh adalah tol Jakarta Outer Ring Road (JORR), keluar pintu tol Jatiasih, kemudian melewati jalan Cipendawa dan Jalan Siliwangi untuk menuju TPST Bantargebang.
    Dinas Perhubungan Kota Bekasi sejak hari Minggu kemarin 8 Juli 2012, menggelar razia truk sampah karena kehadirannya di saat tidak tepat bisa mengganggu pengguna jalan raya baik di siang ataupun sore hari. Warga juga sering mengeluhkan truk sampah milik DKI yang melanggar trayek, karena baunya busuk dan menyengat sehingga mengganggu aktifitas.
    Selama razia yang dilakukan hingga Senin ini, petugas menjaring 26 armada truk sampah yang melanggar jam melintas. Dua armada akhirnya dikenai sanksi tilang karena surat-suratnya tidak lengkap. Sementara satu armada ditahan di Kompleks Perkantoran Pemkot Kota Bekasi.
    Kepala Dinas Perhubungan Kota Bekasi Sopandi Budiman mengatakan, penahanan terhadap armada yang melanggar tersebut semata-mata dilakukan untuk membuat para pengemudi armada sampah DKI Jakarta jera dan tidak akan mengulangi perbuatannya.
    Menurutnya, razia akan tetap dilakukan petugas Dinas Perhubungan secara intensif. Satu titik pantau tambahan di depan pintu tol Bekasi Timur. "Kalau tetap membandel, kita akan layangkan surat resmi ke Pemprov DKI Jakarta agar mereka  menaati poin-poin kesepakatan," tutupnya. ARS
Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger