' Demo Ratusan Siswa Bikin Galau Kepsek SMKN 1 - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » , » Demo Ratusan Siswa Bikin Galau Kepsek SMKN 1

Demo Ratusan Siswa Bikin Galau Kepsek SMKN 1

Written By dodi on Thursday, July 26, 2012 | 8:00 AM

GARUT (LJ)-Aksi unjuk rasa ratusan siswa SMK Negeri 1 Garut ke Dinas Pendidikan Garut, beberapa waktu lalu membuat galau Kepala SMKN I Garut Dadang Fogar. Para siswa selama melakukan aksi meminta pemerintah segera mencopot kepala sekolah mereka yang diduga telah melakukan perbuatan tercela.

Saat dijumpai LINGKAR JABAR, Rabu (25/7), terkait aksi para siswa, Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Garut Dadang Fogar mengaku sempat bingung bahkan tak menyangka para siswanya dapat melakukan hal tersebut, apalagi sampai menuntut dia mundur dari jabatan.

“Benar saya setuju, dengan adanya demonstrasi atau unjuk rasa, karena itu  merupakan bagian dari kehidupan demokrasi.Tapi saya sanksi prbuatan tersebut murni dilakukan oleh siswa, pasti ada pihak yang mendompleng,” ujar Dadang.

Dadang  mengakui, bila demonstrasi dilakukan hanya untuk memenuhi tuntuntan order pihak ke tiga sebagai alat untuk menekan dirinya supaya mundur dari Jabatannya dengan menebar isu pelecehan seksual, sungguh  fitnah keji. 
      
“Saya sudah tanyakan kepada anak anak yang unjuk rasa, pelecehan apa yang saya lakukan. Kalau memang saya terbukti melakukan   pelecehan seksual dengan siapa, dimana jam berapa ?, ini benar-benar penghinaan,pembunuhan karakter serta pencemaran nama baik saya,” tandasnya. 
     
Lebih lanjut Dadang Fogar  mengatakan, Ini adalah sekolah yang terbaik yang ada di Kabupaten Garut  bayangkan siswa 9 tahun saya bimbing yang mulanya 900 siswa sekarang menjadi sekirat 2000 siswa. Fasilitas dilengkapi, sekolah lain ada 4 atau 5 ekstrakulikuler  disini ada 20 .
   
Demo itu,  lanjut dia haknya setiap manusia , mereka juga belajar demokrasi kalau tuntutannya jelas . "Tapi ini apakah mewakili dari 2000 siswa yang tetap 48 bagaimana kalau besok kebalikannya saya bahkan dengan guru guru melakukan demo,akan muncul tanggapan demo lawan demo,tidak baikkan," ucapnya.
    
Bahkan dia menilai aksi demo sejumlah siswanya itu, pasti ada aktor intelaktual dibelakangnya. "Pasti itu ada promotornya. jujur saja di sini ada guru yang sudah bertahun-tahun tidak bisa dibina, pasti dia yang melakukan propokasi kepada para siswa,” jelasnya.
   
Dadang menuturkan, kalau pun dirinya diturunkan dari jabatannya oleh Dinas Pendidikan atau mutasi buatnya tidak jadi masalah .Tapi masalahnya tidak sampai disitu, karena pihaknya akan membawa kasusnya ke ranah hukum, karena ini perbuatan fitnah keji dan menyangkut harga diri dan martabat saya," imbuhnya.
   
Indikasi ada pihak ketiga, dijelaskan dia dengan adanya bukti ketika saat satu per satu siswa ditanya siapa yang menulis pamflet dan siapa yang membiaya mereka. Ternyata, kebanyakan dari mereka sama sekali tidak tahu menahu. “Setelah saya selidiki ternyata benar ada oknum intelektualnya yaitu oknum guru tadi.

"Terhadap oknum guru tersebut, sudah saya ajukan untuk segera dimutasikan, saya cape karena sudah empat tahun saya diteror, difitnah lewat SMS.Selama ini saya sabar," jelasnya.(BDN/JUL)


Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger