' Camat Cicurug Layangkan Surat Penghentian Galian C - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Home » , » Camat Cicurug Layangkan Surat Penghentian Galian C

Camat Cicurug Layangkan Surat Penghentian Galian C

Written By dodi on Friday, July 20, 2012 | 4:10 PM

SUKABUMI (LJ) – Camat Cicurug, Zainul. S, beberapa pekan lalu melayangkan surat penghentian kegiatan kegiatan galian C di Kp Cibuntu Desa Kutajaya. Pasalnya penggalian yang dilakukan pengusaha tersebut tidak dilengkapi izin baik dari lingkungan sekitar maupun Pemerintah Kabupaten Sukabumi.

Derasnya arus informasi kehadiran kegiatan penggalian di Kp Cibuntu Desa Kutajaya yang letaknya tidak jauh dari pemukiman penduduk dan Kampung Konservasi Otsuka menyulut Camat Cicurug mengambil langkah tegas. Hal itu terbukti dengan dilayangkannya surat penghentian kegiatan penggalian Nomor 300/69/2012 tertanggal 2 Juli 2012 tentang penghentian kegiatan galian C. Hal ini didasari Peraturan Daerah Kabupaten Sukabumi Nomor 22 Tahun 2000 tentang Surat Izin Tempat Usaha (SITU) dimana perusahaan tersebut tidak memiliki izin resmi dari pemerintah.

Ditemui kemarin selepas mengikuti pembahasan rencana Pembangunan Perumahan Setia Budi Pasawahan di Taman Rekreasi Cimelati, Camat Zainul mengatakan setelah mendapat informasi dari Kepala Seksi Tramtib adanya kegiatan penggalian yang tidak memiliki izin resmi dari pemerintah pihaknya langsung melayangkan surat penghentian kegiatan penggalian. Apalagi warga sekitar tidak mendukung kehadiran galian yang dapat merusak lingkungan.

Selain tidak memiliki izn resmi dari pemerintah, lanjut Camat Cicurug, pengusaha galian juga tidak memperhatikan warga sekitar dan aspek lingkungan dimana sangat dikhawatirkan terjadi dampak buruk. “Surat itu telah saya layangkan ke pengusaha galian untuk menghentikan kegiatannya,” tandas Camat Cicurug, Zainul.

Sementara itu kepala Badan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPPT) Drs Harry Mukharam Hasan, MM mengatakan sejauh ini seluruh stafnya belum menerima berkas permohonan dari pengusaha galian C dari Desa Kutajaya Kecamatan Cicurug. Untuk itu Kepala BPPT tidak dapat memberikan keterangan tentang kegiatan penggalian yang berlangsung di Kp Cibuntu Desa Kutajaya.

“Sejauh ini berkas permohonan dari pengusaha galian belum masuk ke kantor saya dan saya tidak dapat memberikan keterangan tentang galian tersebut,” tandas Harry Mukharam Hasan.

Dari pemantauan dan informasi yang berhasil dirangkum wartawan surat kabar ini akses jalan dari Desa Pasawahan telah ditutup warga tapi kegiatan penggalian menggunakan akses jalan Desa Kutajaya masih terus berlangsung. Padahal dampak kerusakan lingkungan akibat kegiatan penggalian ini telah terlihat. Untuk itu banyak kalangan meminta Pemerintah Kabupaten Sukabumi segera mengambil langkah tegas sebelum terjadi dampak yang merugikan banyak pihak. WHD/HEP
Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger