' Bupati Cianjur Keluhkan Kinerja Anak Buahnya - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » » Bupati Cianjur Keluhkan Kinerja Anak Buahnya

Bupati Cianjur Keluhkan Kinerja Anak Buahnya

Written By dodi on Tuesday, July 10, 2012 | 10:18 AM

CIANJUR - Bupati Cianjur Tjetjep Muchtar Soleh berpandangan tak sedikit pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Cianjur yang tidak peka terhadap berbagai gejolak permasalahan yang terjadi di masyarakat. Para pimpinan OPD ini, menurutnya, masih harus menunggu instruksi bupati terlebih dahulu jika akan melakukan suatu tindakan.

“Dalam setiap kegiatan briefing, saya tegaskan agar pimpinan OPD peka terhadap permasalahan. Padahal sesuai tupoksinya, mereka (pimpinan OPD) sudah tahu. Jadi tidak perlu menunggu lagi perintah penegasan dari seorang bupati. Jika memang ada yang salah, ya langsung tindak saja. Apalagi jika menyalahi aturan, misalnya seperti yang tertuang dalam perda (peraturan daerah),” kata Tjetjep kepada wartawan di komplek perkantoran Pemkab Cianjur, Senin (9/7).

Akibatnya, masyarakat sendiri merasa selalu dininabobokan karena aparatur pemerintahan kurang tegas dalam menyikapi berbagai permasalahan di tengah masyarakat. Padahal jika saja aturan selalu ditegakan, Tjetjep yakin, masyarakat Cianjur sendiri akan disiplin. “Contohnya saja masalah sampah. Tak sedikit masyarakat Cianjur yang membuat sampah ke pot-pot di trotoar. Padahal kami sudah menyediakan tempat sampah. Jika saja pimpinan OPD bersangkutan jeli dan tegas, pasti tidak akan ada lagi yang membuang sampah seenaknya,” tegasnya.

Penegasan orang nomor satu di Pemerintahan Kabupaten Cianjur berkaitan erat pula dengan pengaturan jadwal operasi terhadap tempat-tempat makan maupun tempat hiburan karaoke menjelang bulan suci Ramadan. Terlebih, saat ini masih marak tempat-tempat hiburan semacam karaoke dan live music di Cianjur yang belum dilengkapi perizinan, sehingga menimbulkan gejolak.

“Sebetulnya jika pimpinan OPD ini jeli, tanpa ada instruksi bupati pun bisa melakukan tindakan jika memang ada kesalahan prosedur dalam perizinan. Jadi intinya, pimpinan OPD ini harus jeli dan peka terhadap gejolak permasalahan di lapangan karena aturan harus tetap ditegakkan tanpa harus menunggu arahan atau instruksi dari Bupati,” tegasnya.

Terkait penegasan terhadap rumah-rumah makan maupun tempat hiburan karaoke menjelang bulan suci Ramadan, kata Tjetjep, dalam waktu dekat akan segera digelar rapat koordinasi dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) serta unsur muspida lainnya. Intinya, nanti bakal terbit surat edaran untuk bersama-sama menjaga kekhidmatan selama bulan suci Ramadan.

“Agar umat Muslim merasakan suasana khidmat dalam menjalankan puasa, tentunya semua elemen masyarakat sendiri harus bisa menjaga keamanan dan ketertiban selama bulan Puasa. Nanti kami akan membuat rekomendasi surat edaran penutupan rumah-rumah makan maupun tempat-tempat hiburan,” kata Bupati Tjejep. RUS
Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger