' Bibit Waluyo: Keberanian Bupati dan Kapolres Dipertanyakan Gubernur - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » » Bibit Waluyo: Keberanian Bupati dan Kapolres Dipertanyakan Gubernur

Bibit Waluyo: Keberanian Bupati dan Kapolres Dipertanyakan Gubernur

Written By dodi on Thursday, July 26, 2012 | 8:00 AM

KAB.BOGOR (LJ) - Maraknya penambangan liar membuat Gubernur Jawa Tengah Bibit Waluyo marah-marah. Kemarahan mantan Pangkostrad ini disampaikan di forum  Muspida Kabupaten Magelang awal Juli lalu atas banyaknya kegiatan penambangan pasir ilegal di sepanjang sungai yang  tersambung ke Gunung Merapi.
           
Dengan nada lugas dan tegas, Gubernur Bibit mempertanyakan keberadaan para lurah dan keberanian bupati serta kapolres setempat dalam membasmi pertambangan pasir ilegal tersebut. Bibit marah karena akibat pertambangan liar itu menimbulkan kerusakan pada jembatan dan talud-talud penahan banjir lahar dingin.
            
“Saya minta dalam waktu dekat,  pemda menertibkan pertambangan liar ini. Kawasan sejauh 200 meter dari talud harus bebas dari pertambangan liar,” tegas Gubernur Jawa Tengah.
           
Menanggapi ketegasan gubernur tersebut, Ketua GNPK Kabupaten Bogor Sinwan MZ menjelaskan, keberanian Bibit dalam mempertanyakan sikap dan kebijakan peran bupati dan kapolres terhadap aksi penambangan liar patut diacungi jempol. Menurut dia, pertanyaan yang sama wajar diajukan kepada Bupati dan Kapolres Bogor.
           
“Di berbagai daerah, pertambangan liar telah dijadikan isu penting yang penyelesaiannya dilakukan terus-menerus dan berkesinambungan. Di Kabupaten Bintan, Provinsi Kepri, misalnya, aparat pemerintah terus melakukan penertiban terhadap pertambangan liar tanpa henti,” ujar Sinwan.
           
Di Kabupaten Bogor, upaya-upaya yang dilakukan seperti di daerah lain tidak terlihat. Menurut Sinwan, Pemkab Bogor seperti setengah hati menertibkan pertambangan liar. Padahal kalau aparat pemerintah dan aparat penegak hukum tegas, pemilik pertambangan liar di Kabupaten Bogor tidak akan mampu memberikan perlawanan dan mempertahankan usaha liarnya.
            
“Bulatkan tekad dan teguhkan niat sepenuh hati, menangani pertambangan liar itu niscaya bukan perkara sulit dan pelik. Saya yakin sekali akan hal ini,” ungkap Sinwan.
           
Dia mengingatkan, Pemkab Bogor jangan menunggu terjadinya bencana lingkungan akibat maraknya pertambangan liar. Jika bencana lingkungan sudah terjadi, kata dia, semua tindakan dan ketegasan dari aparat pemerintah dan penegak hukum akan sia-sia. BSR
Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger