' Banyak Program Pemerintah Mubazir - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Home » » Banyak Program Pemerintah Mubazir

Banyak Program Pemerintah Mubazir

Written By dodi on Wednesday, July 25, 2012 | 8:00 AM

KAB. CIREBON, (LJ)- Setiap kegiatan pemerintah pusat dan daerah yang tidak melibatkan pihak aparat desa, hampir sebagian besarnya menjadi proyek mubazir, pasalnya, pusat hanya mengenal secara teori tapi tidak melihat kenyataan yang riil dilapangan.

"Untuk hal yang riil dilapangan, hanya diketahui oleh aparat desa, tapi, nyatanya kita tetap saja disalahkan dan dijadikan kambing hitam terhadap kegagalan proyek mereka," tegas, Warsono Kuwu Desa Winong Kecamatan Gempol Kabu paten Cirebon kepada LINGKAR JABAR diruang kerjanya belum lama ini
.
Dijelaskan Warsono, salahsatu proyek pemerintah pusat yang belum lama ini diturunkan di desanya, yaitu program bantuan untuk keluarga harapan (PKH). "Untuk program ini,pihaknya mendapat bantuan dari Dinas Sosial (Dinsos), berupa program bantuan untuk keluarga yang masih produktip, sebanyak 390 keluarga.

"Tapi semua itu, kami kembalikan karena data yang diberikan Dinsos ternyata tidak akurat, dimana mereka yang tercatat sebagai penerima bantuan ternyata sebagian besar adalah sudah Jompo, ada yang meninggal, dan sebagian ada yang pindah. Ini jelas sudah tidak sesuai lagi dengan tujuan PKH itu sendiri,” katanya.

Begitu pula dengan program lainnya, menurut Warsono,banyak yang gagal dan yang disalahkan atas kegagalan ini adalah pihak desa. Seperti kasus program bantuan untuk warga miskin (Gakin), mulai dari jaminan kesehatan masyarakat (Jamkesmasy), Jaminan Kesehatan dari Pemerintah Daerah (Jamkesda), Jaminan Kesehatan untuk Warga Miskin (Jamkeskin), Jatah penerima beras miskin (Raskin), sampai pada program bantuan langsung tunai (BLT). 

Banyak warga yang semestinya mendapatkan, nyatanya tidak mereka tak terima,tapi sebaliknya banyak warga yang mampu justru mendapatkan Jamkesmasy, dan lain-lain. Sehingga banyak tudingan masyarakat yang di alamatkan ke Kuwu, “pantas saja itu sih familinya Kuwu” dan lain sebagainya. Ini semua dikarenakan, Pihak Pemeritah Desa tidak pernah di libatkan, terkesan bahwa Pemerintah Pusat kelihatannya sudah tidak lagi mempercayai Pemerintah Desa,”paparnya.(LIL)          

Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger