' Akta Cerai Yang Dikeluarkan PA Garut Aspal - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » , » Akta Cerai Yang Dikeluarkan PA Garut Aspal

Akta Cerai Yang Dikeluarkan PA Garut Aspal

Written By dodi on Wednesday, July 25, 2012 | 8:00 AM

GARUT (LJ)- Akibat adanya persekongkolan oknum Pengadilan Agama Garut berinisial GG dengan aparat Desa Padasuka berinisial UJ, membuat Nia warga Kp.Nagrog Desa Padasuka Kec.Cibatu ini terampas Hak Azasinya sebagai warga Negara. Karena merasa terzolimi oleh dua oknum tersebut dengan adanya Surat Putusan dan Akta Cerai yang dikeluarkan oleh Pengadilan Agama Garut secara tiba - tiba yan diduga asli tapi palsu (Aspal).

Menurut penuturan Nia,dirinya merasa heran dengan adanya kabar dari mantan suaminya bahwa Surat Putusan dan Akta Cerai yang dikeluarkan Pengadilan Agama Garut harus segera diambil di Pengadilan Agama, padahal Ia belum pernah sekalipun menerima panggilan sidang dari pengadilan apalagi menghadirinya.

” Saya belum pernah sekalipun kedatangan tamu dan menerima panggilan sidang dari pengadilan, koq bisa ada Akta Cerai,” ujarnya.

Untuk membuktikan kebenaran kabar tersebut,kata Nia, dirinya mendatangi Pengadilan Agama ,ternyata benar Surat Putusan beserta Akta Cerai dengan No.129/AC/2012/PA/MSy Garut, telah dikeluarkan oleh PA.

“ Namun banyak sekali kejanggalannya, mulai dari surat pemanggilan sidang,Surat Putusan sampai Akta Cerai,” tutur Nia.

Nia semakin heran dengan adanya Copy Surat panggilan melalui Jurusita GG yang seluruhnya diterima oleh aparat desa Padasuka yang bernama Otang. Namun Otang menjelaskan bahwa surat panggilan tersebut selanjutnya diserahkan kepada UJ Kaur Kesra,Otang beralasan karena UJ yang biasa menangani kasus perceraian maupun pernikahan,” kata Otang.

Nia berpendapat bahwa telah terjadi persekongkolan yang dilakukan oleh oknum aparat desa , UJ beserta oknum Pengadilan Agama GG dengan modus menggelapkan surat panggilan sidang secara sengaja.

” Saya akan melaporkan masalah ini ke pihak yang berwajib,”kata Nia.

Kabag Humas Pengadilan Agama Garut A. Sanusi, terkait hal tersebut menjelaskan, pihaknya mengeluarkan Putusan dan Akta Cerai telah sesuai prosedur dan mekanisme yang ada. Namun pihaknya tidak memungkiri ataupun membantah bahwa dalam kasus yang menimpa Ibu Nia banyak ditemukan kejanggalan.

” Ini akan kami evaluasi kembali dengan Kepala PA,” katanya sembari menambahkan,apabila salah satu pihak merasa dirugikan, disarankan untuk melakukan Peninjauan Kembali (PK) ke Mahkamah Agung.

Sanusi berjanji,akan mengkaji ulang kasus tersebut , apabila dalam kejanggalan tersebut menyangkut kinerja petugas pengadilan,dirinya akan memproses dan memberikan sanksi kepada yang bersangkutan,” kilahnya. ( BDN/JUL )



Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger