' Akseptor KB Kab Bandung Terbanyak se Jabar - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » , » Akseptor KB Kab Bandung Terbanyak se Jabar

Akseptor KB Kab Bandung Terbanyak se Jabar

Written By dodi on Monday, July 2, 2012 | 8:00 AM

KAB.BANDUNG.(LJ)- Dandim 0609 Cimahi Letkol Inf. Novi Helmy Prasetia, bekerjasama dengan tiga pemerintah daerah,yaitu Pemerintah Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat dan Pemerintah Kota Cimahi menggelar pelayanan kontrasepsi yang dilaksanakan di Kodim 0609 Cimahi, kemarin.
    Kegiatan tersebut, mengacu pada beberapa pelayanan KB seperti Implan sebanyak 30, pemasangan IUD sebanyak 30 dan MOP ( Medis Operasi Pria ) atau Vasektomi sebanyak 72 akseptor.
     “ Untuk pelayanan MOP khusus Kabupaten Bandung pada tahun 2011 berhasil meraih akseptor terbanyak di tingkat Jawa Barat dan sekaligus Bupati Bandung memperoleh penghargaan. selain pelayanan KB, dilaksanakan gelar dagang produk UPTKKS dari tiga wilayah pemerintahan, sesuai dengan visi misi Kabupaten Bandung yang. berdaya saing,” kata Kepala Badan KBPP Kabupaten Bandung Drg. Grace M. Purnami, kepada wartawan, baru baru ini.
    Menurutnya, Kabupaten Bandung sudah mencapai target baik dalam pelaksanaan pelayanan KB yang diantaranya MOP terbanyak dalam pelaksanaan gelar dagang juga disbanding dengan daerah lainnya,kegiatan ini merupakan salah satu agenda rutin tahunan dimana pelaksanaan bulan bakti TMKK ini dicanangkan mulai dari bulan Mei sampai Oktober selama enam bulan.
    “Kegiatan ini sebagai penjabaran langsung dari tingkat Kodim di Cilegon Banten beberapa waktu lalu, dan untuk di Kabupaten Bandung, pelaksanaannya dibantu oleh babinsa di tingkat kecamatan atau koramil bekerjasama dengan petugas KB, posyandu dan lainnya,” terangnya.
    Sementara itu, Kasub Bid. Advokasi Badan KBPP Kabupaten Bandung, A. M. Ridwan, menambahkan,  Badan KBPP bukan hanya di lingkungan untuk pelayanan KB, namun ada juga diantaranya pelayanan Ketahanan keluarga, bina keluarga remaja, bina keluarga balita dan lansia, jadi secara menyeluruh dalam sebuah keluarga. Seperti halnya untuk pemberdayaan ekonomi dengan membentuk kelompok–kelompok UPPKS untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi dengan melakukan pembinaan-pembinaan pada kelompok tersebut agar lebih termotivasi.
    “Tujuannya adalah membantu keluarga pra KS dengan memanfaatkan potensi-potensi daerahnya masing-masing kelompok, seperti mengelola home industry sebagaimana yang dilaksanakan di daerah Rancabali dengan usaha tanaman strawberry, “ ujarnya.(FEN)
Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger