' 650 Anggota TNI Yonip 312, Amankan Daerah Perbatasan - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Home » » 650 Anggota TNI Yonip 312, Amankan Daerah Perbatasan

650 Anggota TNI Yonip 312, Amankan Daerah Perbatasan

Written By dodi on Monday, July 23, 2012 | 8:00 AM

KAB.SUBANG (LJ) - Sebanyak 650 Anggota TNI, Bataliyon Infantri 312 Kala Hitam Subang, harus rela meninggalkan keluarga tercinta mereka dihari pertama dibulan suci Ramadhan karena harus bertugas demi bangsa dan Negara.

Bertugas menjadi Satgas di Atambua demi kehormatan bangsa untuk menjaga kedaulatan Negara Republik Indonesia, Batalion Infantri 312 Kalahitam akan bertugas selama satu semester (6 bulan-red) untuk menjaga keamanan di daerah Atambua yang merupakan daerah perbatasan antara kedua Negara yaitu Indonesia dan Republik Timor Laste.

Komando Brigade Infantri 15 Kujang II, Kolonel Zunan Muhcdlori, yang didampingi Komandan Batalion Infantri 312, Mayor Infantri Hengki Yuda Setiawan, menegaskan, sebanyak 650 anggota TNI, akan mengamankan wilayah perbatasan Indonesia dan Republik Timor Laste. "Prajurit Brigip 15 atau TNI yonip 312, saya telah memberikan penugasan, untuk mengamankan di daerah Atambua yang menjadi perbatasan Indonesia dan Timor Leste," ungkap Zunan kepada LINGKAR JABAR, usai melepas 650 Satgas Prajurit TNI Bataliyon Infantri 312 Kalahitam Wera Subang, belum lama ini.

Menurut Zunan, operasi ini, sudah merupakan kewajiban prajurit dan merupakan kehormatan besar dari Negara yang harus menjaga keutuhan dan kedaulatan wilayah Negara Republik Indonesia. Menyinggung adanya kejadian penangkapan para imigran gelap pada tgl 19 Juli 2012 lalu, kata Zunan mengatakan, pada saat itu Prajurit Kodam III Siliwangi yang tergabung dalam DTP III 20, sedang melaksanakan latihan gabungan.

"Melihat adanya rombongan yang mencurigakan yang dikawal oleh lima orang prajurit dari TNI sedang berlayar membawa para imigran gelap. Kemudian diamankan dan ditangkap oleh tim gabungan yang sedang melaksanakan latihan. Saat itu juga, kami langsung menyerahkan kepihak Kepolisian. Jadi bukan polisi yang melakukan penangkapan, tetapi tim kami yang sedang melaksanakan latihan," ujarnya.

Mengenai adanya keterlibatan lima oknum anggota prajurit TNI berpangkat Tamtama, dia menjelaskan, pihaknya langsung bertindak tegas dengan sesuai prosedur, untuk memberhentikan prajurit tersebut. "Atas perintah bapak Kasad, kelima prajurit itu, sudah di copot dari jabatannya dan sudah diajukan pemecatannya. Karena TNI tidak akan mentorerir segala bentuk apapun yang merugikan Negara dan meruksak citra TNI sendiri. Sesuai perintah Pangdam III Siliwangi maka prajurit yang membangkang dalam melaksanakan tugasnya apalagi menyimpang harus ditindak dengan tegas," ucapnya.

Sementara itu, Yosepa Dian Pramesti, sekaligus mewakili para istri prajurit yang sedang bertugas menyatakan, sebagai istri prajurit, arus siap demi kebaikan saat suaminya sedang bertugas. "Suami yang dipercaya untuk menjaga didaerah perbatasan semoga bisa pulang dengan selamat, selama mendapat tugas dari Negara Untuk menjaga keutuhan Negara tercinta ini, saya tidak ada kendala apapun, saya berharap semoga para istri yang ditinggalkan dapat mendo'akan selalu dan dalam sehat wal apiat," ucapnya. ADE

Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger