' Tower Paledang Akhirnya Diputus Pol.PP - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » » Tower Paledang Akhirnya Diputus Pol.PP

Tower Paledang Akhirnya Diputus Pol.PP

Written By dodi on Friday, June 15, 2012 | 5:52 PM

BOGOR (LJ) - Ternyata tidak hanya bangunan bermasalah saja yang menjadi objek pembongkaran petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Sat-Pol.PP) Kota Bogor, tower bermasalah pun tak luput menjadi sasaran pembongkaran. Terbukti, tower milik salah satu provider dari PT.Tower Bersama Group (TBG) di Jalan Paledang, Kelurahan Paledang, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor.
    “Pembongkaran kita lakukan karena tower tersebut tidak mempunyai Surat Izin Mendirikan Bangunan (SIMB),di samping itu, warga sekitar tower sering dihantui rasa takut oleh adanya radiasi dri tower," kata Priyatna Samsyah, Kepala Bidang Penegakan Perda pada Sat-Pol.PP kepada LINGKAR JABAR, Kamis, (14/6).
    Priyatna mengatakan, untuk melakukan pembongkaran tower, petugas Pol.PP sengaja mendatangkan sejumlah teknisi guna melakukan ‘eksekusi’ tower bermasalah tersebut.
    “Kita tidak memiliki tenaga skill, yang mampu membongkar tower.Sebab sedikit saja terjadi kesalahan saat melakukan pembongkaran bisa menimbulkan bahaya. Apalagi tower yang sudah beroperasi mengandung arus listrik, jadi kita harus mendatangkan teknisi untuk membongkar tower ini," ujarnya.
    Sebelum proses pembongkaran dilaksanakan, kata dia, salah seorang teknisi langsung memanjat tiang tower yang berada di pinggir jalan dengan menggunakan alat perlengkapannya yang dibawanya. Sementara petugas lainnya, melakukan pemutusan aliran listrik pada kabel yang tersambung di tower. Setelah, semua dinilai aman, barulah sejumlah anggota Pol PP,melakukan pembongkaran dengan ketinggian 38 meter tersebut," tuturnya.
    Saat pembongkaran dilakukannya, Priyatna menjelaskan, petugas Pol.PP tidak membongkar tower maupun konstruksinya, melainkan hanya memotong dan menurunkan seluruh kabel dan peralatan pembuat sinyal. "Pembongkaran diawali dengan membuka satu persatu kabel dari mulai dasar sampai puncak tower," ucapnya.
    Untuk mencegah terulangnya pemasangan kabel dan peralatan pendukung tower, Priyatna bersama petugas lainnya akan terus melakukan pengawasan. “Jika tidak ada SIMB dan warga tetap keberatan, maka tower ini tidak bisa difungsikan kembali. Kita akan terus melakukan pengawasan,” tegasnya.
    Sementara itu, Kepala Bidang Pisik Perizinan Pembangunan (BPPT), Alan Tandiar membenarkan, keberadaan tower milik PT.TBG tersebut, tidak memiliki izin yang resmi, seharusnya mendirikan tower itu, harus nelengkapi beberapa persaratan perizinan.
    "Untuk mendirikan sesuatu bangunan itu, harus dilakukan perlengkapan IMB, izin lingkungan dan site plain. Dari pihak PT TBG senidiri belum melengkapi yang sesuai prosuder yang diterapkan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor," pubgkasnya. ALI
Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger