' Tebang Pilih Bantuan, Gedung MI Miftahussaadah Nyaris Ambruk - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Home » » Tebang Pilih Bantuan, Gedung MI Miftahussaadah Nyaris Ambruk

Tebang Pilih Bantuan, Gedung MI Miftahussaadah Nyaris Ambruk

Written By dodi on Thursday, June 28, 2012 | 8:00 AM

KAB. BEKASI (LJ) – Setiap warga Negera memiliki hak yang sama untuk mendapatkan pendidikan yang layak pemerintah sebagai penyelenggaranya harus memberikan kesamaan kepada warga Negara untuk dapat mengeyam pendidikan dasar sampai dengan pendidikan menegah keatas, dalam UUD 1945 pasal 31 ayat 1 dan 2 yang berbunyi “ Tiap-tiap Warga Negara berhak mendapat pengajaran. Pemerintah mengusahakan dan menyelenggarakan satu system pengajaran Nasional, yang diatur dengan Undang-undang “.
     Namun Sayangnya masih banyak sarana pendidikan yang sama sekali tidak tersentuh, seperti gedung sekolah Madrasah Ibtidaiayah MIFTAHUSSAADAH yang terletak di Kampung Kojengkang Desa Rido galih Kecamatan Cibarusah  Kabupaten Bekasi yang nyaris ambruk dan sudah tidak layak digunakan untuk kegiatan belajar mengajar (KBM), dengan kondisi ruang kelasnya yang sangat mengkhawatirkan.
     Tembok gedung sekolah yang retak-retak, lantai tanah dan berdebu. Masyarakat dan warga yang anaknya sekolah di MI tersebut sangat khawatir jika nantinya terjadi hal buruk itu terjadi. Sebenarnya usulan melalui proposal terus diajukan dan sampai saat ini belum juga ada yang terealisasi.
    "Kami selaku orang tua siswa telah membantu semampu kami agar sekolah ini tetap dalam kondisi baik," tutur salah satu orang tua siswa kepada LINGKAR JABAR belum lama ini.
     Kepala Sekolah Madrasah Ibtidaiyah Miftahussaadah Endan, mengatakan pada LINGKAR JABAR berharap agar Pemerintah tidak tebang pilih dalam memberikan bantuan pembangunan atau sarana pendidikan sebab kami yang berada di pelosok ini serba kekurangan tapi Al-hamdulillah kalau soal kegiatan belajar mengajar terus berjalan.
    "Kami melakukan ini, agar anak-anak tetap sekolah dan mendapat pengajaran yang layak, karena anak-anak warga Kp. Cihanjuang dan sekitarnya, jika ingin sekolah ketempat lain sangat jauh jarak tempuhnya harus ditempuh dengan berjalan kaki puluhan kilo, jadi MI Miftahussaadah adalah satu tempat yang paling dekat," papar Endan.
     MI Miftahussaadah ini, mempunyai tiga ruang kelas, dengan jumlah siswa 100, Kelas 1 (18), Kelas 2 (12), Kelas 3 (21), Kelas 4 (18), Kelas 5 (17) danKelas 6 (14), dengan jumlah guru pengajar enam(6).
     Cecep Awaludin dan Anden guru pengajar sangat mengharapkan pada pemerintah pusat ataupun daerah untuk memperhatikan sekolah yang dipelosok- pelosok untuk mendapatkan perhatian yang serius, "padahal kami telah membuat proposal dari tahun 2005 sampai dengan sekarang kami terus mengajukan dengan harapan ada yang mendengar dan segera merealisasikan sarana dan prasarana gedung Madrasah Ibtidaiyah Miftahussaadah," Anden berharap. (WAR)


Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger