' SDN Kebon Pedes I, Terkendala Anggaran Tak Surut Pacu Prestasi - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » » SDN Kebon Pedes I, Terkendala Anggaran Tak Surut Pacu Prestasi

SDN Kebon Pedes I, Terkendala Anggaran Tak Surut Pacu Prestasi

Written By dodi on Monday, June 25, 2012 | 8:00 AM

BOGOR (LJ)-Sekolah Dasar (SD) Negeri Kebon Pedes I, Tanah Sareal, meski terkendala oleh anggaran namun tekad berpacu dengan kualitas terus digerakan."Tak ada alasan menurunkan kualitas pendidikan siswa, kualifikasi A harus kami pertahankan," tegas Dedi Sukandar, Kepala Sekolah SDN Kebon Pedes I, Tanah Sareal saat pelepasan siswa kelas VI, Minggu (24/6).
    Sekolah dengan segudang prestasi akademik dan non akademik ini, diakui Dedi adalah salahsatu sekolah di Kota Bogor yang telah menerapkan sistem komputerisasi terhadap nilai akademisi para siswa/siswinya. Tidak ada katrol mengkatrol nilai, semua nilai pendidikan harus diraih siswa dengan kemampuan sendiri."Saya tidak ingin sistem pendidikan di sekolah ini,harus dipaksa menabrak pakem pendidikan dengan budaya katrol nilai," tegas dia kepada LINGKAR JABAR usai acara.
    Menurutnya,target kelulusan siswa 100 persen saat Ujian Nasional (UN) kemarin, berhasil dilampaui. Begitu pula dengan target pencapaian nilai rata-rata siswa 24,15, berhasil terlampaui hingga mencapai rata-rata nilai siswa 24,52.
    Target nilai rata-rata siswa, dimulai sejak Juni 2011 silam. Saat itu, kata dia, rapat internal antara kepala sekolah, wali kelas, dan guru disepakati pencapaian target untuk nilai ujian nasional rata-rata siswa 24,15. Pensiasatan pendidikan terhadap para siswa mulai dilakukan krue guru SDN Negeri Kebon Pedes I.Mulai dari pembekalan materi pelajaran sehari-hari, sampai ke pamahaman materi ujian nasional.
    "Tiada waktu untuk para guru meninggalkan tanggungjawab, mereka secara pribadi dan kesadaran penuh berjuang mengejar target yang sudah mereka tetapkan sendiri. Hasilnya, anak-anak kita mampu lulus 100 persen dalam UN 2012, dengan rata-rata nilai melebihi target menjadi 24,52," jelasnya.
    Salahsatu prestasi terbaik, dua siswa SDN Kebon Pedes I, Tanah Sareal, berhasil diterima di SMP Rintisan Sekolah Berbasis International (RSBI) di Kota Bogor,bahkan siswa ini menempati ranking pertama dengan nilai tertinggi. Sementara, untuk jalur prestasi tercatat ada lima siswaSelain itu, sejumlah siswa lainnya lanjut Dedi, pada tahun 2012 ini, terpilih menjadi wakil Kota Bogor untuk mengikuti ajang lomba olimpiade IPA tingkat provinsi Jawa Barat.
    "Jadi menurut saya, soal minimnya anggaran bukan kendala untuk meraih prestasi. Kalau ada niat untuk maju, kita pasti bisa,"akunya bangga.
    Meski bangga dengan prestasi akademik anak didiknya, dia mengaku ikut-ikutan dibuat bingung dengan sistem penerima siswa baru (PSB). Karena, penerapan PSB semacam ini,para siswa harus bersaing keras dengan para siswa pilihan dari sekolah lain. "Saya berani menjamin kemampuan anak-anak, tapi tetap saja sebagai seorang guru ada perasaan was-was apa mereka mampu melewati rintangan itu atau tidak. Jadi, bukan hanya orang tua saja yang dibuat, kami disini ( guru.red) juga bingung dan was-was. Tapi kita berahrap semoga, mereka berhasil melewati rintangannya," harap Dedi.
    Dalam acara perpisahan siswa/siswi kelas VI, yang berlangsung penuh kemeriahan dan keakraban,pihak sekolah memberikan reward terhadap para siswa/siswi yang mendapat nilai akademis, diatas angka 8. Pemberian reward diberikan berupa uang tunai berkisar Rp 25 ribu/mata pelajaran.
    "Reward kami berikan untuk memacu semangat siswa dalam belajar,tidak ada maksud lain. Soal dana, kita kumpulkan dari para guru maupun orang tua siswa yang peduli dengan kualitas pendidikan anak-anaknya," paparnya.  (BSR)  
Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger