' Sampah Berserakan Perburuk Wajah Kabupaten Subang - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » » Sampah Berserakan Perburuk Wajah Kabupaten Subang

Sampah Berserakan Perburuk Wajah Kabupaten Subang

Written By dodi on Friday, June 15, 2012 | 5:40 PM

KAB. SUBANG (LJ) - Sikap Pemerintah Kabupaten Subang yang terkesan membiarkan sampah di Jalan Cece Zakaria, Desa Rancasari, Kecamatan Pamanukan, Kabupaten Subang, disesalkan sejumlah anggota dewan. Salah satunya seperti disampaikan anggota Komisi B DPRD Kabupaten Subang, Mimin Hermawan.

Menurutnya, timbunan sampah itu sudah lebih dari setahun menutupi sebahagian jalan. Tapi belum juga diangkut ke tempat penampungan akhir (TPA). "Soal kebersihan wilayah Pantura, seperti Pamanukan ada kesan dianaktirikan pemerintah setempat," kata Mimin di Gedung DPRD, Kamis (14/6).

Dia mengungkapkan, DPRD Kabupaten Subang sebenarnya telah mendesak Pemkab Subang agar segera mengatasi masalah sampah di Pamanukan yang kerap dikeluhkan warga. Namun, menurut dia, hingga kini sampah tersebut belum juga diangkut sehingga semakin menumpuk.

Pantauan LINGKARJABAR di lapangan, sampah menggunung di Jalan Cece Zakaria, Pamanukan kerap mengganggu para pengguna
jalan. Selain menghambat lalu lintas, tumpukan sampah tersebut menimbulkan bau menyengat dan berpotensi menyebabkan penyakit.
Mimin mengungkapkan, kondisi tersebut seharusnya menjadi perhatian serius dari Pemkab Subang.

Pasalnya, Pamanukan merupakan daerah vital karena terletak di persilangan jalan nasional dan jalan provinsi. Pamanukan menjadi penghubung jalur pantai utara (Pantura) Pulau Jawa dengan Kota Bandung sehingga menjadikannya pusat pertumbuhan ekonomi daerah. "Bagaimana mungkin bisa meraih Adipura, jika daerah pusat perekonomiannya saja banyak sampah,” ucapnya.

Dikatakan, menumpuknya sampah di Pamanukan, kata Mimin, terjadi karena di lokasi itu tidak terdapat tempat pembuangan sampah sementara (TPS). Akibatnya, warga sekitar terpaksa membuang sampah ke tempat itu dan diikuti warga lainnya.

Belum lagi keterbatasan armada pengangkut sampah yang dimiliki Dinas Tata Ruang, Permukiman, dan Kebersihan Kabupaten Subang. Akhirnya sampah menggunung di Pamanukan hingga kini tidak terangkut. Selain itu, saat ini hanya terdapat satu TPA yang lokasinya berada di Kelurahan Parung, Kecamatan Subang, sekitar 45 kilometer dari Pamanukan.

"Jika serius, sebenarnya Pemkab Subang bisa membangun TPA di Pamanukan. Soalnya sudah ada lahan seluas 3 hektare yang tersedia," kata Mimin.

Menanggapi masalah ini, Camat Pamanukan, Rukendi juga mengeluhkan masalah tersebut. Dia mengaku kesulitan untuk menangani tumpukan sampah di daerahnya. Sebab volume sampah terus meningkat. Hal itu membuat kondisi jalan di daerah itu semakin semerawut. "Kami meminta agar Pemkab Subang dan sejumlah pihak terkait turut membantu menyelesaikan masalah ini,” katanya.
Apalagi, menurut dia, Pamanukan yang kini sudah menginjak usianya yang ke 102 tahun, seharusnya memiliki fasilitas umum yang
memadai. Termasuk tempat penampungan sampah.

Sementara Kepala Dinas Tata Ruang Pemukiman dan Kebersihan, Rahmat Paturohman dan Kepala Bidang Kebersihan, Deni, tidak bisa dimintai komentarnya. Menurut stapnya Kadis sedang keluar, dihubungi via telepon selalu tidak nyambung.

Sedangkan Plt. Bupati Subang, Ojang Suhandi mengaku masih berkoordinasi dengan sejumlah pihak terkait untuk mengatasi masalah tersebut. “Masalah sampah nanti akan kami tindaklanjuti dan kami tertibkan,”ucapnya.ADE

Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger