' Ribuan Hektar Tanaman Padi Terancam Kekeringan - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Home » , » Ribuan Hektar Tanaman Padi Terancam Kekeringan

Ribuan Hektar Tanaman Padi Terancam Kekeringan

Written By dodi on Monday, June 25, 2012 | 8:00 AM

KAB.CIREBON (LJ) – Memasuki musim kering, pemerintah Cirebon diminta untuk meminimalisir dampak ancaman kekeringan yang lebih luas, bila tidak dikhawatirkan ribuan hektar padi diwilayah ini terancam kekeringan dan gagal panen.
    Berdasarkan pantauan di lapangan, para petani di sejumlah kecamatan mengaku sudah mulai kesulitan mendapatkan air untuk mengairi sawah mereka. Padahal, musim tanam kedua atau musim tanam gadu baru saja dimulai."Musim tanam kedua baru saja mulai tapi air sudah susah didapat," kata Sodli, petani di Guwa Kidul, Kaliwedi.
    Untuk mendapatkan pasokan air,para petani termasuk dia harus memompa air dari Sungai Kumpulkwista yang jaraknya lebih dari satu kilometer. Bahkan, untuk memenuhi kebutuhan air untuk areal pertanian tersebut, mereka mengeluarkan dana sampai ratusan ribu rupiah setiap hektar sawah.
    "Tapi dana tersebut baru kami bayarkan ke mitra cai setelah panen. Asal sampai panen air terjamin kami berani membayar dana pengairan tersebut," ujar Khasanudin, petani lainnya.
    Kesulitan air tidak hanya dirasakan petani di Kecamatan Kaliwedi, tetapi juga dirasakan petani lainnya di berbagai kecamatan seperti di Kecamatan Panguragan, Suranenggala,, Gunungjati, Kapetakan dan Gegesik.
    Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kabupaten Cirebon, Tasrif Abubakar mengakui adanya ancaman kekringan di sejumlah kecamatan tersebut.
    Hingga saat ini pihaknya masih melakukan pendataan ancaman kekeringan di sejumlah kecamatan lainnya. "Kami belum bisa menyimpulkan luas areal pesawahan yang terancam kekeringan jelang musim kemarau tahun ini," ujarnya.
    Namun, dari beberapa wilayah di Kabupaten Cirebon, sejumlah wilayah khususnya di Cirebon Barat yang selama ini mengandalkan air dari Bendung Rentang, Majalengka kemungkinan besar akan mengalami dampak ancaman kekeringan seperti yang terjadi pada tahun-tahun sebelumnya. APP/GYO-C12
Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger