' Ratusan Hektare Sawah Bakal Gagal Panen - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » » Ratusan Hektare Sawah Bakal Gagal Panen

Ratusan Hektare Sawah Bakal Gagal Panen

Written By dodi on Friday, June 22, 2012 | 3:20 PM

KAB. PURWAKARTA (LJ) – Tanah seluas 500 hektar areal persawahan di wilayah Kecamatan Campaka, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, terancam kekeringan. Pasalnya, tiga situ yang diandalkan sebagai penyumbang air untuk irigasi, antara lain Situ Cigangsa, Cikamar dan Situ Cisaat yang kondisinya mengalami pendangkalan dan tanggulnya jebol.

“Memasuki musim kemarau, Situ Cigangsa mengalami kekeringan. Padahal air yang di tampung di situ itu, mampu mengairi areal persawahan di bagian hilir,” kata Didin, salah seorang petani Kecamatan Campaka, kepada LINGKAR JABAR, Kamis (21/6).

Didin menjelaskan, keberadaan situ berfungsi untuk mengairi sawah. Namun dengan kondisi seperti ini, ratusan hektar sawah di wilayah Kecamatan Campaka terancam gagal panen. Sebabnya suplai air dari situ, memasuki musim kemarau sekarang ini terhenti. Terlebih sekitar 370 hektar sawah di wilayah itu merupakan sawah tadah hujan.

Yang menjadi keluhan masyarakat petani, sambung Didin, saat ini air Situ Cigangsa tidak bisa lagi menjadi andalan untuk bisa mengairi areal persawahan petani. Sebabnya, kondisi situ seluas tujuh hektar itu sekarang kering bahkan ditumbuhi alang-alang. Jika situ ini mampu menampung air saat musim kemarau, maka sawah yang ada di hilir tidak akan mengalami kekeringan.

Ditambahkan, masyarakat sudah melakukan berbagai upaya agar situ tersebut bisa tetap menampung air untuk mengairi areal persawahan. Termasuk pula usulan untuk diperbaiki dan usulan pemasangan pipa saluran untuk mengambil air dari Sungai Ciherang, namun semua usulan yang diajukan masyarakat petani belum ada perhatian.

Jika pemasangan pipa yang mengambil air dari sungai Ciherang terpasang, papar Didin, masyarakat khususnya para petani tidak akan merasa khawatir, karena setiap musim kemarau situ ini akan memiliki cadangan air yang bersumber dari sungai Ciherang yang tidak pernah kering sepanjang tahunnya.

Karena usulan-usulan yang disampaikan ke berbagai pihak tidak pernah mendapat tanggapan, maka setiap menjelang musim kemarau para petani selalu khawatir tanaman padinya gagal. Sebabnya, kebutuhan air tidak tersedia. Kalaupun ada bantuan pompa air, masyarakat petani harus mengeluarkan uang untuk menggali sumur.

Selain mengusulkan pemasangan pipa untuk mengambil air dari sungai Ciherang, lanjut Didin, para pengurus kelompok tani juga sudah memberikan saran ke pihak perum jasa tirta (PJT) II untuk melakukan normalisasi dasar situ. “Harus dilakukan pengerukan dasar situ,” imbuhnya sambil menambahkan, usulan itupun sampai saat ini belum mendapat tanggapan.YAS

Keterangan foto : Akibat kekeringan Situ Cigangsa di Campaka kini ditumbuhi alang-alang.
Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger