' Puluhan Guru Ancam Datangi Disdik - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » » Puluhan Guru Ancam Datangi Disdik

Puluhan Guru Ancam Datangi Disdik

Written By dodi on Friday, June 1, 2012 | 4:30 PM

KAB.BOGOR (LJ) - Puluhan guru Sekolah Dasar (SD) berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) di wilayah Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, kecewa dengan Unit Pelayanan Teknis (UPTK) serta Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bogor. Pasalnya, kecawaan itu, muncul karena nama para guru yang tiba-tiba dicoret dari daftar penerima Tunjangan Fungsional Guru (TFG) tahun 2012. Ironisnya, menurut pengakuan para guru, pencoretan nama mereka dilakukan oleh bendahara UPTK.
    Menurut salah seorang pengajar, alasan nama mereka dicoret, para guru tersebut akan mendapatkan tunjangan sertifikasi, karena telah lulus Ujian Kompetensi Awal (UKA) dan Pendidikan dan Latihan Profesi Guru sebagai persyaratan masuk daftar penerima tunjangan sertifikasi guru berlatar pendidikan strata 1. “Kalaupun itu aturannya, kenapa hanya guru SD di wilayah Ciawi saja. Sedangkan di wilayah kecamaran lainnya, mereka yang sudah lulus UKA saja masih tetap menerima TF, ada apa ini," keluh, sejumlah guru kepada LINGKAR JABAR, di wilayah Ciawi.
    Ia mengatakan, ada 35 guru SD di Ciawi yang belum menerima TFG pada tahun ini. Padahal seharusnya, tunjangan sebesar Rp 250 ribu perbulan itu, sudah mereka terima pada Maret 2012 lalu (triwulan-red).
    Sementara itu, guru lainnya mengaku seringkali mempertanyakan keterlambatan TFG ke Kabag Kepegawaian UPTK Ciawi. Namun, alasan pihak UPT dinilai tidak masuk akal. “Tiap kami tanyakan, katanya nanti akan diajukan kembali. Kan sudah jelas nama kami (penerima-red) sudah ada di data base Disdik. Dan yang jadi pertanyaan kami, kenapa bisa-bisanya bendahara mencoret nama kami dari daftar penerima TFG, kewenangannya apa ?,“ cetusnya.
    Jika tak kunjung mendapat kejelasan, rencananya dalam waktu dekat akan mendatangi Kantor Disdik Kabupaten Bogor, untuk  meminta kejelasan yang pasti. “Pokoknya kami tetap akan memperjuangkan hak kami. Jangan sampai kami berpikir Disdik diskriminasi atau ada oknum di lingkungan UPTK yang telah mengelabui kami,“ ujar guru yang di iyahkan oleh para guru lainnya.
    Jika hal itu benar terjadi, lanjut sumber, pihaknya mengancam akan melaporkan hal itu ke pihak kepolisian. Namun demikian, para guru berharap, tunjangan tersebut akan mereka terima. “Jikapun ada kendala, harusnya dinas terkait lebih informatif. Jangan kesannya mempermainkan kami,“ pungkasnya. (ASP)
Share this article :

1 komentar:

Anonymous said...

Betul tuh Bendahara UPTK Ciawi orangnya sok tahu dan mata duitan, gaji aja tiap bulan selalu kurang.

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger