' Presiden Serukan Aksi Ekonomi Berkelanjutan dan Berkeadilan - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » » Presiden Serukan Aksi Ekonomi Berkelanjutan dan Berkeadilan

Presiden Serukan Aksi Ekonomi Berkelanjutan dan Berkeadilan

Written By dodi on Friday, June 15, 2012 | 5:28 PM

PERTUMBUHAN ekonomi Indonesia menjadi berkelanjutan dan berkeadilan menjadi sorotan serius yang disampaikan Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono. Konsep itu disampaikannya, saat memberikan pidato respon kebijakan global berjudul Manifesto 2015 Pertumbuhan Berkelanjutan dan Berkeadilan di Kampus Center for International Forestry Research (CIFOR) di Bogor, belum lama ini.

Bahkan menurutnya komitmen itu akan menjadi muatan pidatonya saat menghadiri pertemuan para pemimpin di Komisi Tingkat Tinggi di Rio de Janeiro, Brasil, pada 20-22 Juni 2012, mendatang.

"Saya akan mengambil kesempatan ini untuk mengirim pesan dan memanggil aksi untuk agenda pembangunan berkelanjutan di KTT Rio. Mari mengambil tanggung jawab untuk untuk masa depan manusia dan untuk bumi," kata Presiden.

KTT Rio yang merupakan tonggak 20 tahun setelah KTT Bumi pertama pada 1992 di Rio de Janeiro, Brasil, akan dihadiri lebih dari 100 pemimpin negara. Agenda ini menurut Presiden sangat penting bagi manusia guna memelihara bumi yang menjadi tempat tinggalnya dan sekaligus mengentaskan kemiskinan yang saat ini melanda dunia.

Kepala Negara menambahkan, selama ini, masalah penurunan kualitas lingkungan hidup telah diketahui penyebabnya. Begitu pula solusi juga telah dimiliki. Namun aksi masih menunggu. "Kami harus menghindari bahaya jebakan permainan menunggu (hanya menunggu tanpa aksi). Pembangunan konsensus terutama di tingkat global, membutuhkan waktu,Kita harus beraksi sekarang," kata Presiden.

Katanya lagi, dibutuhkan komitmen politik untuk melaksanakan agenda pembangunan ekonomi berkelanjutan yang ramah lingkungan dan berkeadilan. "Komitmen politik sangat krusial. Tidak selalu mudah untuk mengembangkan kebijakan berbasis lingkungan. Tapi itu dibutuhkan dan merupakan hal yang benar untuk dilakukan. Jadi kita harus mendorong dengan keras meskipun terdapat beberapa penolakan," jelasnya.

Sementara itu, Direktur Jenderal CIFOR Frances Seymor dalam sambutannya sangat mengapresiasi komitmen pemerintah Indonesia dalam memelihara alam dan mendorong pembangunan berkelanjutan. Ia sangat menghargai langkah pemerintah menandatangani komitmen untuk mengurangi emisi karbon secara ambisius dengan target 26 persen di 2020 melalui pengurangan deforestrasi.ALI


Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger