' Praktek Judi “Togel” Kab Bandung Kian Marak - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » , » Praktek Judi “Togel” Kab Bandung Kian Marak

Praktek Judi “Togel” Kab Bandung Kian Marak

Written By dodi on Friday, June 1, 2012 | 2:30 PM

KAB.BANDUNG (LJ)- Janji pemberantasan judi yang diikrarkan Kepolisian Republik Indonesia belum sepenuhnya tuntas. Ini terbukti masih “maraknya” praktik perjudian jenis Toto Gelap (Togel) di sejumlah wilayah Kabupaten Bandung. Peredaran Togel dapat ditemukan disejumlah tempat di Kecamatan Cangkuang, Banjaran, Pasirjambu dan Ciwidey.
    Ketua Barisan Muda Masyarakat Wartawan (BMW), Agus Taufik (ovost), mengatakan, peredaran togel saat ini khususnya di sejumlah wilayah Kabupaten Bandung kian marak, penyebaran kupon-kupon permainan judi togel tersebut semakin leluasa. Aparat Bandung diduga “di nina bobokan” bandar judi tersebut, karena tak satu bandar judi tersentuh hukum,“ tegasnya.
    Menurutnya, sejauh ini, hanya para penulis dan tukang rekap saja yang ditangkap. Bandarnya sendiri belum pernah ditangkap, padahal korban praktek perjudian adalah masyarakat ekonomi lemah, seperti petani dan tukang becak. "Kita khawatir, wabah ini bisa merembet ke kalangan pelajar,"ujar Agus.
    Menyikapi dampak negatif perjudian dia meminta aparat penegak hukum yaitu, baik Kapolri, Kapolda, Kapolres dan Kapolsek, untuk mengambil sikap tegas dengan menindak para bandar judi dan pengedarnya.
    “Siapapun dia pelakunya, usaha perjudian termasuk kupon undian jenis togel, telah memiskinkan rakyat secara sistematis. Mereka mengumbar janji palsu, berupa kemenangan yang bisa membuat orang jadi kaya mendadak, padahal sebenarnya justru memiskinkan orang,“ tegasnya.
    Hal senada diungkapkan, Litbang Dewan Pimpinan Cabang Himpunan Insan Pers Wartawan Indonesia (DPC HIPWI) Kabupaten Bandung, H. Heri Sudrajat, dia menegaskan, mereka yang diduga membekingi praktek perjudian, harus ditindak tegas, semua perjudian harus diberantas dan dibumi hanguskan dari alam Kabupaten Bandung ini.
    "Saat ini rasa hormat dan santun serta etika dan moral, toleransi telah mengalami degradasi ditengah-tengah warga yang salah satunya diakibatkan oleh praktik judi,“ tegasnya.
    Menurut Heri, dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), pasal 303 KUHP jo UU Nomor 7 tahun 1974, semua bentuk perjudian adalah kejahatan. Selain itu PP No 9/1981 jo Inmedagri No 5/1981 yang ditujukan pada seluruh gubernur, bupati, dan wali kota, agar menghapus/mencabut izin perjudian dalam bentuk dan tujuan apapun sejak 1 April 1981.
    Semua aturan itu dianggap sebagai perangkat hukum yang jelas untuk melarang perjudian di Negara Kesatuan Republik Indonesia(NKRI).
    “Undang-undangnya sudah jelas, menyebutkan berapa hukuman maksimalnya. Menurut KUHP pasal 303 ancaman hukuman 10 tahun plus denda Rp 25 juta. Tetapi pada Realitasnya, sangat sulit untuk menciptakan penegakan hukum yang sesungguhnya. BUktinya penjualan Togel masih berkeliaran, “ tandasnya. (FEN/GUS).

Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger