' Pemkot Bekasi Gelar Apel Siaga K3 - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » » Pemkot Bekasi Gelar Apel Siaga K3

Pemkot Bekasi Gelar Apel Siaga K3

Written By dodi on Monday, June 18, 2012 | 5:53 PM

KOTA BEKASI (LJ) – Diganjar Kota Metropolitan terkotor se-Indonesia oleh Kementerian Lingkungan Hidup, Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi langsung menggelar apel siaga K3 yang dipimpin langsung oleh Walikota Bekasi, Rahmat Effendi. Gerakan sadar lingkungan yang dilaksanakan di Bekasi Square itu diikuti oleh sejumlah kepala Satuan Kerja Perangkat Desa (SKPD) untuk melaksanakan kebersihan lingkungan ditingkat kelurahan dan kecamatan.

Pilot project sadar lingkungan yang digagas walikota itu dilaksanakan di Kecamatan Bekasi Selatan dengan melibatkan sekitar 200 pegawai dari lima kelurahan di kecamatan setempat. Para pegawai itu melaksanakan kebersihan diwilayah masing-masing.

Lurah Kayuringin Jaya, Kecamatan Bekasi Selatan, Herawan mengatakan, sosialisasi kebersihan harus terus digalakkan karena merupakan salah satu hal yang sangat penting dilingkungan masyarakat. “Kebersihan harus menjadi kebutuhan pokok bagi masyarakat, sehingga lingkungan menjadi sehat dan tercipta lingkungan yang asri,” ujar Herawan, kemarin.

Ketika ditanya mengapa hanya pegawai pemerintahan saja yang melaksanakan kebersihan, Herawan mengaku untuk memberikan contoh kepada masyarakat Kota Bekasi. “Kebersihan itu sangat dibutuhkan bagi setiap warga Kota Bekasi. Lingkungan yang bersih dapat meminimalisir adanya berbagai penyakit dan bersih itu sebagian dari Iman,” tukasnya.

Hal yang sama juga dikatakan Lurah Jaka Mulya, Kecamatan Bekasi Selatan, Suryadi. Menurut dia, penilaian buruk yang didapat Kota Bekasi, salah satunya karena budaya bersih di masyarakat sudah makin menipis. Untuk itu, program sadar lingkungan dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat adalah kunci menuju Kota Bekasi bersih.

Diakui Suryadi, untuk melaksakan program itu memerlukan anggaran yang tidak sedikit. “Anggaran yang dikeluarkan untuk merealisasikan bersih lingkungan memang sangat besar. Untuk itu, diperlukan kesadaran dari tiap-tiap kelurahan mengatur biaya yang harus dikeluarkan setiap melakukan bersih-bersih lingkungan yang juga melibatkan pegawai kelurahan,” paparnya. SUG
Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger