' Pemkab Cianjur Harus Bayar Rp 5 M ke Pengelola Pasar Muka Cianjur - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » » Pemkab Cianjur Harus Bayar Rp 5 M ke Pengelola Pasar Muka Cianjur

Pemkab Cianjur Harus Bayar Rp 5 M ke Pengelola Pasar Muka Cianjur

Written By dodi on Monday, June 18, 2012 | 5:25 PM

CIANJUR (LJ) - Upaya Pemkab Cianjur melakukan kasasi di Mahkamah Agung (MA) terkait sengketa gugatan wanprestasi pengelolaan Pasar Muka Cianjur dengan PT Guna Widhia Ratna (GWR), kandas. Berdasarkan putusan, Pemkab Cianjur dinyatakan kalah dan harus membayar kompensasi ganti rugi lebih kurang sebesar Rp5 miliar kepada PT GWR.

Sekretaris Daerah Kabupaten Cianjur Bachrudin Ali membenarkan kekalahan Pemkab Cianjur dalam proses sengketa gugatan wanprestasi pengelolaan Pasar Muka Cianjur di tingkat kasasi MA. Meskipun demikian, secara formal, kata Bachrudin, Pemkab Cianjur belum menerima amar putusan tersebut.

“Iya memang betul, kami (Pemkab Cianjur) kalah dalam sengketa di tingkat kasasi Mahkamah Agung. Tentunya ganti rugi sebesar lebih kurang Rp5 miliar, wajib dibayar Pemkab Cianjur kepada PT GWR. Hanya kami belum menerima secara formal amar putusannya dari MA melalui Pengadilan Negeri Cianjur jadi belum bisa mempelajari putusannya. Kalau kita punya novum baru, paling kita bisa mengajukan PK (peninjauan kembali). Tapi memang cukup sulit juga karena ini sudah putusan inkrah,” kata Bachrudin saat dihubungi wartawan, Minggu (17/6).

Bachrudin enggan berkomentar jika kekalahan telak gugatan sengketa pengelolaan pasar dengan PT GWR maupun PT Wiratanu hingga Pemkab Cianjur harus membayar kompensasi ganti rugi diakibatkan salah kebijakan. Dalihnya, jika menyalahkan kebijakan, pada ujung-ujungnya akan saling tuduh. “Yang jelas konsekuensi hukumnya harus dilaksanakan karena sudah inkrah. Kita sedang menunggu amar putusannya karena harus dipikirkan juga langkah selanjutnya,” pungkasnya.

Sengketa Pemkab Cianjur dengan PT GWR muncul ketika terjadi pencabutan izin pengelolaan Pasar Muka Cianjur secara sepihak dengan nomor perjanjian 511.2/05/Huk – Nomor : 19/DIR/GWR/VIII/03 tertanggal 21 Agustus 2003. Akibatnya, PT GWR mengalami kerugian, karena sesuai perjanjian, pengelolaan Pasar Muka Cianjur semestinya berlangsung selama 25 tahun terhitung 21 Agustus 2003. Namun pada 23 Maret 2010, perjanjian itu dicabut secara sepihak Pemkab Cianjur. PT GWR pun menempuh jalur hukum.

Berdasarkan putusan Pengadilan Negeri (PN) Cianjur Nomor: 06/Pdt.G/2010/PN.CJ, Pemkab Cianjur sebagai tergugat harus membayar ganti rugi sebesar Rp5 miliar, di antaranya untuk membayar uang pesangon dan ganti rugi kepada 42 karyawan PT GWR masing-masing sebesar Rp20 juta, serta diwajibkan mengganti keuntungan yang semestinya diperoleh PT GWR sebesar lebih kurang Rp3,9 miliar.

Pemkab Cianjur pun mengajukan banding ke Pengadilan Tinggi Bandung. Tapi, berdasarkan putusan Pengadilan Tinggi Bandung Nomor : 26/PDT/2011/PT.Bdg, putusannya sama yakni PT GWR memenangkan gugatan tersebut. Tidak puas, Pemkab Cianjur pun mengajukan kasasi ke MA.  RUS

Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger