' Pembagian Kondom Harus Perhatikan Segmentasinya - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » » Pembagian Kondom Harus Perhatikan Segmentasinya

Pembagian Kondom Harus Perhatikan Segmentasinya

Written By dodi on Wednesday, June 27, 2012 | 1:56 PM

BANDUNG - Sekretaris Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Jawa Barat Saparudin Hidayat mengungkapkan, pembagian alat kontrasepsi jenis kondom haruslah tepat sasaran agar tidak disalahgunakan atau menyimpang dari tujuannya. Hal tersebut diungkapkan Saparudin terkait kebijakan Menteri Kesehatan (Menkes) tentang pembagian kondom secara gratis.

"Apa yang disampaikan oleh Menkes haruslah kita tanggapi positif, karena apa yang dilakukannya adalah demi kemaslahatan bersama. Pada dasarnya, semuanya kembali kepada pribadi masing-masing," kata Saparudin saat ditemui wartawan usai mengisi 'Pertemuan Pergerakan Kesetaraan KB Jalur Agama' di Hotel Yehezkiel, Jalan PHH Mustafa Kota Bandung, Selasa (26/6).

Saparudin mengatakan, untuk pembagian kondom sendiri memang tidak boleh sembarangan serta harus memperhatikan segmentasinya. "Seperti halnya yang dilakukan BKKBN Jabar, dalam membagikan kondom kami hanya memilih pasangan suami istri usia subur," ujarnya.

Selain itu, dalam pendistribusiannya BKKBN Jabar melakukannya mulai dari tingkat pemerintah provinsi, kabupaten/kota, puskesmas dan kecamatan. "Mungkin hal tersebutlah yang akan dilakukan oleh Menkes," ucapnya.
"BKKBN Jabar tidak pernah membagikan kondom secara gratis, kalaupun ada hal tersebut kita hanya simpan di apotik. Disana masyarakat bisa mengambilnya secara gratis," ujarnya.

Pihaknya mengaku tidak takut jika alat kontrasepsi yang disimpan di apotik tersebut disalah gunakan. "Itu kembali kepada pribadi masing-masing orang yang hendak menggunakannya. Yang jelas apa yang kita kerjakan untuk kepentingan yang positif," tuturnya.

Untuk target pembagian kondom pada tahun 2012 bagi peserta KB baru adalah 1,6 juta se-Jabar. Sedangkan untuk saat ini baru tercatat sekitar 35 ribu pemakai kondom peserta KB. "Hal tersebut cukup disayangkan, karena saat ini peserta KB sebagian besar adalah perempuan. Sementara untuk laki-laki hanya sekitar 2%," tandasnya. FER
Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger