' Pejabat Pemkab Bogor Bergaya Hidup Hedonis Dibidik - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » » Pejabat Pemkab Bogor Bergaya Hidup Hedonis Dibidik

Pejabat Pemkab Bogor Bergaya Hidup Hedonis Dibidik

Written By dodi on Friday, June 22, 2012 | 3:41 PM

KAB.BOGOR - Gaya hidup hedonis (bermewah-mewahan) para pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor mulai mendapatkan sorotan dari elemen masyarakat. Tak sedikit pejabat Pemkab mulai level Lurah-Kepala Sub Bagian, Camat-Kepala Bidang/Bagian dan Kepala Dinas/Badan yang memamerkan kekayaannya di hadapan publik, yang paling mencolok kendaraan mewah berharga ratusan juta Rupiah. Bahkan, tak sedikit anggota DPRD setempat yang ikut mempertontonkan gaya hidup mewahnya.

Dari penelusuran LINGKAR JABAR, tak sedikit pejabat level Kepala Dinas/Badan atau Asisten Daerah yang membangun rumah mewah bernilai miliaran rupiah atau memiliki sejumlah rumah di wilayah Bogor, Jakarta dan Bandung. Bahkan, ada seorang kepala dinas strategis yang diketahui memiliki sebuah rumah mewah bernilai Rp 3 miliar di salah satu komplek perumahan di Cibinong, dan sejumlah bidang tanah di beberapa daerah yang ditaksir nilainya mencapai miliaran rupiah.

Jika ditelisik, darimana para pejabat itu mampu membiayai gaya hidup hedonisnya? Jika mengandalkan gaji PNS, tentu saja mereka tak akan sanggup. Wajar saja bila kemudian sejumlah pihak mempertanyakan soal ini dan menuding ada indikasi kekayaan itu diperoleh secara ilegal. Namun beberapa pejabat yang sempat ditemui LINGKAR JABAR belum lama ini, ketika ditanya tentang harta kekayaan pejabat Pemkab menjawab hal itu sah-sah saja. "Siapa tahu ada pejabat yang mendapatkan harta warisan atau hibah dari mertua?" jawab seorang Kepala Dinas.

Menurut Sekretaris Komite Pemantau Pembangunan (KPP) Aldi Supriyadi, merebaknya gaya hidup hedonis pejabat Pemkab tersebut harus diwaspadai. Sebab kuat kemungkinan harta kekayaan mereka diperoleh dari hasil korupsi dan kolusi. Terlebih lagi, hampir semua pejabat Pemkab Bogor tidak menyampaikan Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN) sesuai Perundang-Undangan yang berlaku. Tak heran, banyak pejabat Pemkab Bogor yang berani memamerkan harta bendanya.

"Dari investigasi yang kami lakukan, tak sedikit harta kekayaan pejabat Pemkab Bogor yang melonjak drastis dalam tempo beberapa tahun. Contohnya, salah satu kepala dinas teknis, yang ketahuan memiliki rekening di sebuah bank senilai Rp 1,6 miliar.  Itu baru satu rekening, bagaimana dengan rekening lain atas nama istri atau anaknya? Karena itu, sudah saatnya Bupati Bogor mewajibkan kepada seluruh pejabat Pemkab Bogor untuk membuat LHKPN sebagai bentuk transparansi sekaligus mengetahui jumlah kekayaan pejabat yang peningkatannya terlihat janggal," kata Aldi.

Aldi pun menyebutkan beberapa pejabat penting di Pemkab Bogor kini sedang dalam bidikan investigasi pihaknya. "Kami memperoleh informasi ada seorang asisten daerah yang mempunyai rumah mewah di Taman Yasmin senilai 2 miliar lebih. Kemudian, seorang anggota DPRD dikabarkan membeli sebuah jeep senilai hampir 1 miliar yang konon diperoleh dari hasil calo proyek. Demikian juga dengan seorang kepala dinas yang juga menjabat pengawas di salah satu BUMD, memiliki kekayaan yang kami anggap tak wajar. Jika datanya sudah lengkap, kami akan buka hal ini ke publik," imbuhnya.
Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger