' PDIP Pilih Dede Yusuf - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » » PDIP Pilih Dede Yusuf

PDIP Pilih Dede Yusuf

Written By dodi on Monday, June 4, 2012 | 2:40 AM

Semarak - Hari Jadi Bogor atau HJB ke 530 yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Bogor, diwarnai dengan banyak kegiatan dan acara yang semarak dan meriah. Minggu (3/6), perayaan puncak HJB digelar di gedung SICC Sentul diisi acara Tegar Beriman Award atau pemberian penghargaan khusus kepada individu dan instansi berprestasi di dalam pembangunan daerah. Acara di SICC Sentul ini, selain dihadiri Gubernur Jabar Ahmad Heryawan, juga dihadiri oleh ribuan aparatur Pemkab Bogor dan aparat desa.
BANDUNG (LJ) - Bakal calon Gubernur dari Partai Demokrat yang saat ini menjabat Wakil Gubernur, Dede Yusuf Effendi, sepertinya akan menjadi pilihan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) pada pemilihan gubernur (Pilgub) Jabar 2013 nanti. Hal itu terlihat saat Rapat Umum Kebangsaan di Sasana Budaya Ganesha (Sabuga), Minggu (3/6). Namun begitu, PDIP tetap mesti menunggu keputusan Partai Demokrat apakah akan mengusung Dede atau tidak.
    Isyarat ketertarikan PDIP pada Dede Yusuf terlontar dari ucapan Sekretaris Jendral PDIP, Tjahjo Kumolo, yang secara tidak langsung menyebut Wagub Jabar Dede Yusuf berdarah PDIP. Hal itu disampaikannya saat memberi sambutannya. "Banyak yang belum kenal kakek Dede Yusuf dulu pembantu setia Bung Karno di Istana Negara di Bogor. Kalau dibelah dadanya Pak Dede, pasti merah. Walaupun beliau Demokrat, pasti merah," ucap Tjahjo seraya tersenyum yang disambut gemuruh tepuh tangan para kader PDIP.
   Terkait hal itu, Ketua DPD PDIP Jabar Ruddy Harsa Tanaya pun seolah memberi sinyal akan berkoalisi dengan Demokrat untuk memenangkan pilgub. Ia bahkan berkeyakinan Dede akan diusung Demokrat untuk maju dari partai berlambang Mercy itu. "Meskipun belum ditetapkan, tapi kemungkinan Dede Yusuf akan ditetapkan Demokrat," ujar Wakil Ketua DPRD Jabar ini.
    Sejauh ini, Ruddy yang pada Pemilu 2009 lalu maju ke DPRD Jabar melalui daerah pemilihan Kabupaten Bogor ini mengaku terus menjalin komunikasi politik dengan berbagai partai. Namun baru PKS dan Demokrat yang komunikasinya cukup intens dan terjalin kedekatan. "Tapi kayaknya antara PKS atau Demokrat untuk koalisi di Pilgub," tutur Ruddy.
    Dede Yusuf juga sempat berkelakar di hadapan ribuan kader PDIP. Mengenakan batik warna merah, Dede tampil cukup lugas dalam memberikan sambutan sebagai wagub Jabar. "Hari ini saya sengaja datang dengan memakai baju khusus warna merah. Bajunya baru satu, Pak Ruddy. Mudah-mudahan kalau koalisinya jadi, tambah 10 baju (merahnya)," papar Dede yang disambut tepuk tangan kader PDIP.
    Ia bahkan sempat memuji PDIP beberapa kali. Salah satunya, ia memuji loyalitas kader PDIP. "Ketika saya berkunjung ke daerah dengan kader PDIP, saya kagum, mereka punya totalitas dan loyalitas, ini satu hal yang patut diapresiasi," puji kerabat mantan Bupati Bogor Agus Utara Effendi ini.
    Namun apakah saling memuji itu ibarat pertanda PDIP-Demokrat akan berkoalisi, kedua belah pihak masih ogah bicara blak-blakan. Tjahjo dan Ruddy menyebut semua kemungkinan untuk koalisi masih terbuka. Dan PDIP berencana menyatakan sikap maju sendiri atau koalisi untuk menghadapi pilgub akhir bulan ini.
    Pada kesempatan tersebut, Dede Yusuf juga menyinggung tentang Pemilihan Gubernur yang akan diadakan pada tahun depan. Dihadapan ribuan kader PDI Perjuangan, Dede Yusuf tampak percaya diri memproklamasikan sebagai salah satu calon gubernur Jawa Barat pada Pilgub 2013 nanti. "Saya juga calon gubernur," kata dia.
    Dikatakannya, PDI Perjuangan sebagai salah satu partai politik besar juga memiliki kekuatan politik yang besar di Provinsi Jawa Barat.
Ditambahkannya, salah satu tugas terbesar yang diemban oleh Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat Rudy Harsa Tanaya saat ini ialah melakukan perwakilan pasangan calon gubernur/wakil gubernur Jabar. "Kepada Pak Rudy Harsa, ada tugas lain yakni mengawinkan pasangan calon di Pilgub Jabar," ujarnya.
    Di akhir sambutan, Dede Yusuf pun mengajak kepada kepala daerah di kawasan Cirebon yang meliputi Kota dan Kabupaten Cirebon, Kabupaten Indramayu, Kabupaten Kuningan dan Kabupaten Majalengka, untuk mempertahankan jumlah kabupaten/kota di Jawa Barat, serta ikut aktif menahan wacana pembentukan provinsi baru, yakni Provinsi Cirebon. FER




Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger