' Mimpi Naiknya Harga Tembakau - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » » Mimpi Naiknya Harga Tembakau

Mimpi Naiknya Harga Tembakau

Written By dodi on Friday, June 22, 2012 | 3:18 PM

PETANI tembakau menjelang puasa menanti kenaikan harga, terutama di Kabupaten Garut, Jawa Barat. Soalnya produksi tembakau Tahun ini diproyeksikan mencapai 4.800 ton, atau meningkat 42,9% dibandingkan produksi tahun lalu sebesar 3.360 ton.

Tahun sebelumnya, harga tembakau dari kabupaten ini cukup menggembirakan petani. Sempat menyentuh level Rp 40 ribu hingga 65 ribu per kilo gramnya. Membuat para petani berbondong-bondong memperluas areal tanamnya. Di mana awal Juni ini akan memasuki musim panen.

"Harga tembakau yang tinggi pada tahun lalu, membuat petani termotivasi meluaskan areal lahan pertanian tembakaunya," kata Afandi Firmansyah, Ketua Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) Garut, Kamis (21/6).

Dia menghitung, total luas areal lahan pertanian tembakau di wilayahnya pada tahun ini mencapai 4.000 hektare (ha) , jauh lebih luas dibandingkan tahun lalu yaitu 2.800 ha. Adapun produksi tembakau yang ditanam petani sebagian besar ialah tembakau lokal jenis mole, selain itu terdapat juga jenis tembakau virginia.

Sejauh ini, harga jual tembakau di tingkat petani terbilang rendah yakni sekitar Rp 18.000 hingga Rp 28.000 per kg, perbedaan harga tersebut tergantung kualitasnya. Menurut Afandi, rendahnya harga jual lantaran pabrikan rokok belum masuk ke sentra perdagangan tembakau. "Produsen rokok, saat ini hanya memantau produksi tembakau petani dan belum masuk ke pasar," jelasnya.

Dia mengatakan, pada tahun lalu permintaan tembakau asal dari pabrikan rokok cukup tinggi. Contohnya, pada saat itu PT HM Sampoerna dan PT Gudang masing-masing membutuhkan tembakau sebanyak 2.500 ton dan 3.000 ton. Namun, para petani hanya dapat memenuhi setengah dari total kebutuhan.

"Kedua perusahaan tersebut baru masuk pasar pada Juli mendatang. Mengingat besarnya kebutuhan, perhitungan kami, harga jual nantinya bisa meningkat menjadi Rp 28.000 hingga Rp 35.000 per kg," imbuhnya, yang berharap kiranya mimpi petani agara harga tembakau naik kembali seperti perbandingan persentase harga tahun lalu dapat terwujud.RED

Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger