' Membidik Tamu Malaysia untuk BIsnis Wisata - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » » Membidik Tamu Malaysia untuk BIsnis Wisata

Membidik Tamu Malaysia untuk BIsnis Wisata

Written By dodi on Friday, June 29, 2012 | 1:17 PM

WAKIL Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Jawa Barat, Herman Muchtar, saat ini Provinsi Jawa Barat tengah mengejar promo wisata ke Malaysia, untuk menggaet tamu-tamu dari negeri jiran tersebut. Dikatakan, pihaknya juga telah memprogramkan membuka kantor perwakilan di Kuala Lumpur, sejak 1 Juli 2012.

Tujuannya bukan tanpa alasan. Sebab ibu kota Malaysia itu termasuk kota dengan jumlah kunjungan wisatawan asing yang tinggi. Hal ini untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan asing pada tahun ini. "Setiap tahunnya 24 juta sampai 27 juta wisawatan dari berbagai negara datang ke Kuala Lumpur. Harapannya dengan membuka kantor perwakilan, minimal 5 persen dari jumlah wisatawan ke Kuala Lumpur itu mau berkunjung ke Jabar," kata Herman, seusai acara sosialisasi BPPD Jawa Barat untuk wilayah III Cirebon, di Hotel Santika Kota Cirebon, baru baru ini.

Katanya lgi, pada 2011 jumlah wisatawan asing yang berkunjung ke Jawa Barat hanya berkisar 700.000. Sebagian besar berasal dari Malaysia yang sampai pada angka 435.000. Dari wisatawan asing itu, rata-rata berkunjung ke Bandung. Tujuan mereka adalah untuk berbelanja sambil menikmati kuliner dan kerajinan tangan. Sementara yang ke kota lain masih sedikit.

"Sebenarnya potensi wisata di Jawa Barat ini luar biasa, dan itu bukan hanya Bandung. Cirebon juga berpotensi, cuma kendalanya sapta pesonanya tidak ada," timpal Sekretaris BPPD Jawa Barat, Djoni S Iskandar.

Karenanya Djoni berharap adanya rumusan agar ada solusi bagaimana caranya kota-kota yang ada di Jawa Barat bisa menjadi tujuan wisata. Sehingga bukan sekadar persinggahan semata. "Seperti Cirebon ini, punya keraton, itu sangat berpotensi," ujarnya sembari menyambut baik adanya rencana revitalisasi keraton dan asetnya. Hal ini dinilai bisa mendongkrak pariwisata Jawa Barat. Tapi meski begitu pihaknya berpendapat perlu bicara dengan pihak keraton terkait daya tarik apa yang paling menarik dan dapat dikomersilkan dari keberadaan keraton.GYO



Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger