' Membangun Negara dengan Konsep Negara Madinah - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Home » » Membangun Negara dengan Konsep Negara Madinah

Membangun Negara dengan Konsep Negara Madinah

Written By dodi on Friday, June 29, 2012 | 1:25 PM

KAB.PURWAKARTA (LJ) -  Bupati Purwakarta H Dedi Mulyadi mengatakan, agama jangan hanya dijadikan sebagai simbolisasi semata, tapi harus diimplementasikan. Seperti yang diajarkan Nabi Muhammad SAW dalam membangun sendi-sendi negara, dalam membentuk negara Madinah berkonsep Piagam Madinah.

“Di Indonesia Islam berkembang pesat karena para wali mampu mengasimilasi antara budaya lokal dan islam,” kata Dedi Mulyadi saat membuka pembinaan penyuluh agama Islam dengan tema Upaya membangun kewaspadaan terhadap gerakan radikal dan terorisme di masyarakat bertempat  di Aula Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Purwakarta, Kamis (28/8).
                    
Dikatakan, untuk menciptakan sinergitas dan kerukunan serta perdamaian, maka belajarlah dari Wali. Bagaimana Wali menyebarkan Islam di indonesia dengan mengasimiliasikan Islam dengan budaya lokal. Sehingga masyarakat mudah menerimanya dengan baik dan damai tanpa kekerasan.

Bahkan amatannya, bahwa ada sebuah tradisi cukup baik. Seperti mandi dileuwi sebelum bulan puasa, saling antar makanan menjelang Ramadhan ataupun Lebaran. Termasuk bagaimana seluruh masyarakat bersama-sama melaksanakan salat berjamaah ketika tarawihan. Dan itu merupakan sinergitas, dalam membangun silahturahim serta berbagi kasih sayang di masyarakat.

Pada bagian lain, Bupati Dedi Mulyadi menjelaskan, pembangunan di Purwakarta selama ini seperti memberikan pelayanan publik yang prima kepada masyarakat dan perlindungan jaminan kesehatan serta kematian bagi masyarakat merupakan bagian dari negara dalam menegakan Syariat Islam.

Hal itu, seperti konsep Piagam Madinah yang dikembangkan oleh Rasul. Sebab pada dasarnya, Rasul mengajarkan kita untuk selalu menjaga dan melindungi serta keberpihakan pada kaum Mustadaifin. Sedangkan di Purwakarta, dikembangkan dalam bentuk Wibawa Karta Raharja, Purwakarta Digjaya dan Purwakarta Istimewa.

Di mana masyarakat mendapat pelayanan publik yang prima dan baik, memberikan perlindungan asuransi berupa penjaminan kesehatan dan kematian bagi masyarakat. Bahkan ke depannya, seluruh rakyat miskin di Purwakarta akan disiapkan rumah dan peternakannya. Tak kalah penting, juga diberikan asuransi hari tua, karena ini semua bagian dari menjalankan Syariat dimaksud.

Dalam Syariat Islam menurutnya, bagaimana kita semua berbuat baik dan melindungi kaum yang tertindas. Yakni dengan tidak menyimbolkan semata, akan tetapi harus diaplikatifkan terutama dalam membangun dan melindungi kesejahteraan masyarakat dan mengamalkan nilai-nilai yang diajarkan oleh Khalifah Umar RA.

Khalifah Umar Bin Khotob Rodiyallohu Anhu (RA), telah mengajarkan kita sistem berzakat yang diarahkan untuk delapan asnaf. Keculi itu, Dedi juga menegaskan bahwa pajak merupakan personifikasi dari nilai zakat yang diajarkan Khalifah Umar, sehingga ke depan pajak akan diarahkan seluruhnya untuk pembangunan dan perlindungan masyarakat dalam jangka panjang.

Bupati juga mengajak seluruh peserta yang hadir, untuk senantiasa menciptakan kedamaian di tengah masyarakat. Lalu menjaga silahturahim dan membangun piranti masyarakat yang sudah terbangun. Menata kehidupan masayarakat yang beradab dan berbudaya serta berkearifan lokal.

Sementara Drs H Ahmad Sanukri SH MM, selaku Ketua Panitia kegiatan yang juga Kepala Kantor Kementerian Agama Purwakarta menjelaskan, penyuluhan tersebut bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang pentingnya kewaspadaan terhadap gerakan radikalisme dan terorisme di masyarakat sejak dini. Sehingga, masyarakat senantiasa waspada.YAS

Keterangan foto :
PENYULUHAN : Bupati Purwakarta H Dedi Mulyadi SH didampingi Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Purwakarta H Ahmad Sanukri pada saat penguluhan agama Islam yang mengusung tema “Upaya membangun kewaspadaan terhadap gerakan radikal dan terorisme di masyarakat” di Aula Kemenag Purwakarta.YAS
Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger