' Lingga Mukti Desa Percontohan se Jawa Bali - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » » Lingga Mukti Desa Percontohan se Jawa Bali

Lingga Mukti Desa Percontohan se Jawa Bali

Written By dodi on Friday, June 29, 2012 | 1:23 PM

KAB.PURWAKARTA (LJ) - Desa Lingga Mukti, Kecamatan Darang dan Kabupaten Purwakarta, dinobatkan sebagai desa percontohan listrik prabayar se Jawa Bali. Penobatan sebagai desa percontohan listrik pintar tersebut, karena seluruh warga Desa Lingga Mukti telah menggunakan listrik pra bayar atau listrik yang menggunakan KWH Token.

“Dari 1.041 kepala keluarga warga Desa Linggamukti, 949 rumah di antaranya telah mengguanakan listrik dengan sistem  prabayar,” kata Nani Mardiani Kabag Humas dan Protokol Pemkab Purwakarta kepada LINGKAR JABAR di ruang kerjanya, Kamis (28/6) terkait penganugrahan Desa Lingga Mukti sebagai desa percontohan se Jawa Bali.

Dikatakan Nani Mardiani, selain penganugerahan desa percontohan, di Desa Lingga Mukti sebelumnya juga telah dilaksanakan bedah desa untuk melakukan migrasi atau pemindahan listrik pasca bayar ke listrik prabayar. Bedah desa dilaksanakan dua bulan sejak Mei dan Juni 2012. Dan selama dua bulan itu, didapatkan migrasi pelanggan listrik sebanyak 539 rumah.

Menyoal masih ada sekitar 70 rumah di Desa Lingga Mukti yang belum mendapatkan sambungan listrik, Nani Mardiani mengatakan bahwa dalam waktu dekat Pemkab Purwakarta segera melaksanakan program listrik gratis bagi rakyat miskin. Dengan demikian, ke depannya tidak akan ada lagi warga khususnya di Lingga Mukti yang tidak mendapatkan listrik.

Berkaitan dengan adanya keluhan warga karena dikenakan biaya dalam pemasangan listrik gratis, Nani Mardiani menyatakan bahwa Bupati Purwakarta sudah menegaskan tidak boleh ada pungutan dengan alasan dan sebesar apapun dalam program listrik gratis. Kalau sampai ada yang memungut biaya, bupati akan menindak tegas.

Bupati, kata Nani, akan menindak oknum yang melakukan pungutan liar kepada warga baik yang dilakukan oleh pihak-pihak tertentu maupun oknum aparat desa. Karena dinilai telah menghambat program yang digulirkan bupati dalam bantuan listrik gratis kepada warga masyarakat khususnya masyarakat miskin yang ada di Purwakarta.

Bahkan Bupati telah memberikan dua pilihan untuk oknum yang melakukan pungutan liar, dan memanfaatkan program listrik gratis ini. Kalau dilakukan oleh oknum aparat desa termasuk kepala desa, yakni mundur dari jabatannya, atau di meja hijaukan. "Pilihan itu sudah jelas artinya dilarang melakukan pungutan,” katanya.

Ditambahkan Nani Mardiani, agar masyarakat Purwakarta betul-betul merasakan bantuan yang diberikan oleh pemerintah selain santunan atau asuransi kesehatan dan kematian bagi pekerja sosial dan informal. Tahun ini Pemkab Purwakarta akan menyelesaikan 1.000 kepala keluarga yang belum mendapatkan listrik di Kecamatan Sukasari.YAS


Keterangan foto : Nani Mardiani
Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger