' Laporkan Sekolah Yang Memungut Biaya - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » » Laporkan Sekolah Yang Memungut Biaya

Laporkan Sekolah Yang Memungut Biaya

Written By dodi on Friday, June 15, 2012 | 5:26 PM

KAB.BANDUNG (LJ)-Pemerintah Kabupaten Bandung melarang sekolah mempersulit, dan melakukan pungutan biaya kepada masyarakat wajib belajar (Wajar) 9 tahun pada tahun ajaran baru 2012. Karena, hal itu, telah melanggar Undang-undang RI Nomor 20 tahun 2003 tentang SIstem Pendidikan Nasional.
    “Bila pada pelaksanaannya ada sekolah mempersulit warga masyarakat atau meminta sesuatu maka kami minta warga masyarakat segera melaporkan sekolah tersebut. Jangan takut untuk melapor, Sebab program akselerasi wajar dikdas 9 tahun tanpa dipungut biaya. Jadi kami himbau masyarakat untuk memanfaatkan program pemerintah ini dengan sebaik-baiknya,” tegas Juhana,Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bandung,kepada LINGKAR JABAR, Kamis (14/6).
    Melalui Kepala Bidang TK/SD, Yayat Hendayana, Kadis memerintahkan guru-guru di sekolah untuk menggiring anak usia sekolah agar bisa sekolah dilingkungannya, jelasnya.
    Sementara menurut Yayat Hendayana, kegiatan ini merupakan bagian dari landasan pokok keberadaan sistem pendidikan nasional yaitu  UUD 45 Bab XIII, Pasal 31, ayat (1) yang menyatakan bahwa,tiap-tiap warga negara berhak mendapatkan pengajaran.
    Hal ini mengandung implikasi bahwa sistem pendidikan nasional harus mampu memberi kesempatan belajar yang seluas-luasnya kepada setiap warga negara. Dengan demikian, dalam penerimaan seseorang sebagai peserta didik, tidak dibenarkan adanya perlakuan yang berbeda yang didasarkan atas jenis kelamin, agama, ras, suku, latar belakang sosial dan tingkat kemampuan ekonomi, ucapnya.
    Yayat Hendayana menambahkan, tujuan dari akselerasi wajib belalar pendidikan dasar 9 tahun adalah untuk terwujudnya pemerataan pendidikan dasar (SD dan SMP) yang bermutu serta lebih menjangkau penduduk daerah terpencil. Sebagaimana, tertuang dalam Undang-Undang Republik Indonesia tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.
    “Bila pada pelaksanaannya nanti ada sekolah yang mempersulit proses belajar, masyarakat jangan takut untuk melapor,apalagi sampai ada sekolah melakukan pungutan biaya dalam bentuk apapun.Laporkan nama sekolahnya kepada kami, Sebab hal ini menyangkut masa depan putera-puteri kita sebagai generasi penerus bangsa,” tegas Yayat Hendayana.
    Selain itu, lanjut Yayat Hendayana, pendidikan wajar 9 tahun menganut konsepsi pendidikan semesta (universal basic education), yaitu suatu wawasan untuk membuka kesempatan pendidikan dasar. Jadi sasaran utamanya adalah menumbuhkan aspirasi pendidikan orang tua dan peserta didik yang telah cukup umur untuk mengikuti pendidikan, dengan maksud untuk meningkatkan produktivitas angkatan kerja secara makro. (GUS)
Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger