' Kurang Perhatian Petani Padi Purwakarta Mengalami Kendor - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » » Kurang Perhatian Petani Padi Purwakarta Mengalami Kendor

Kurang Perhatian Petani Padi Purwakarta Mengalami Kendor

Written By dodi on Wednesday, June 20, 2012 | 1:39 PM

KAB.PURWAKARTA (LJ) - Kepala Dinas (Kadis) Pertanian Tanaman Pangan, Provinsi Jawa Barat, Endang Suhendra mengatakan, pertanaman padi MH 2011/2012 mengalami kendor. Pasalnya, tanaman yang seharusnya mulai tanam bulan Oktober, namun di beberapa kabupaten kendor ke bulan November atau Desember.

“Pencapaian target areal tanam pada MH 2011/2012 dari seluas 1.162.799 hektar hanya mencapai 1.134.960 hektar atau kurang 27.839 hektar,” kata Endang Suhendar kepada LINGKAR JABAR, usai rapat koordinasi program peningkatan produksi beras nasional (P2BN) wilayah II yang digelar di aula Ditanhutbun Purwakarta, selasa (19/6).

Endang mengatakan, apabila tidak dilakukan percepatan tanam di MK 2012, maka pencapaian produksi yang telah ditargetkan akan sulit dicapai. "Tugasnya akan melakukan berbagai upaya, untuk meningkatkan produksi misalnya percepatan dan perluasan areal tanam. Penerapan teknologi, pengamanan pertanaman dari dampak fenomena iklim," paparnya.

Kata dia, berupaya agar tidak terserang organis penganggu tumbuhan serta pencatatan statistic sesuai dengan lapangan. sebab peningkatan produksi beras nasional ahun 2012 di Jawa Barat, keberhasilan peningkatan produksi padi yang telah ditargetkan melalui peningkatan produktivitas sangat ditentukan oleh pendamping dan pengawalan.

"Pendamping dan pengawalan penerapan teknologi di tingkat lapangan dari BPTP dan PPL serta petugas Spot. Harus cermat mendeteksi serangan, organisme pengganggu tumbuhan (OPT) sedini mungkin. karenanya diharapkan, melalui rakor tingkat wilayah ini, program P2BN akan tercapai sesuai dengan harapan," pintanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kehutanan dan Perkebunanan, Kabupaten Purwakarta, Rachmat Mulyadiredja menjelaskan,  luas tanam dari rencana seluas 38.380 hektar, terealisasi seluas 39.240 hektar, atau mencapai 102 persen. Sedangkan panen yang semula direncanakan 36.623 hektar, terealisasi seluas 38.975 hektar atau 106 persen.

"Sedangkan produksi padi tahun 2012 di wilayah Kabupaten Purwakarta dimana recnanya sebanyak 219.221 ton gabah kering giling (GKG), terealisasi sebanyak 223.385 ton GKG atau mencapai 102 persen. Untuk perkembangan luas tanam panen produksi 2012 keadaan hingga 31 Mei 2012 hasilnya sangat menggembirakan," ucapnya.

Selama kurun waktu lima bulan, lanjut dia, luas tanam dari rencana 38.419 hektar terealisasi 32.714 hektar atau baru mencapai 85,17 persen. Begitu pula pada luas panen dari rencana 36.968 hektar, baru terealisasi 20,368 hektar atau baru mencapai 54.94 persen. "Untuk produksi padi saja dari rencana 227.032 ton GKG, terealisasi hanya 212.276 ton GKG atau 53,41 persen," imbuhnya.

Sementara dalam upaya menudukung pencapaian target surplus beras 10 juta ton tingkat nasional pada tahun 2014 mendatang, dan upaya dalam rangka program P2BN diantaranya melalui keputusan bupati Purwakarta No 521/KEP.208.B/Distanhutbun/2011 tentang pembentukan pos simpul koordinasi (Posko) III P2BN Purwakarta tahun 2011 – 2013.

Dilakukan perbaikan jaringan irigasi tingkat usaha tani dan jaringan irigasi tingkat desa, sebanyak 50 unit. Selai itu, juga pemberian/hibah alat mesin pertanian seperti hand traktor, pompa air, mesin APPO, hand sprayer dan alat-alat pasca panen. Disamping itu, juga dilakukan upaya pengamanan produksi tanaman padi dari ganguan OPT.YAS

       
Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger