' Klinik PMJ Beri Surat Keterangan Sehat tanpa Pemeriksaan - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » » Klinik PMJ Beri Surat Keterangan Sehat tanpa Pemeriksaan

Klinik PMJ Beri Surat Keterangan Sehat tanpa Pemeriksaan

Written By dodi on Monday, June 4, 2012 | 2:30 PM

BEKASI (LJ) – Lagi-lagi, kinerja dan profesionalitas pengawasan Dinas Kesehatan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi menjadi sorotan. Berbagai kalangan menduga pemberian izin praktek yang dikeluarkan dinas itu tidak diikuti dengan pengawasan yang ketat.
    Salah satu contohnya, Klinik PMJ yang dikelola dr Tien Herliati berlokasi dilingkungan Polres Bekasi Kabupaten. Klinik yang didirikan untuk melayani tes kesehatan para pemohon surat izin mengemudi (SIM) itu dinilai tidak melakukan prosedur pemeriksaan.
    Pantauan LINGKAR JABAR, klinik yang membuka praktek dengan SIP 03012533 itu, memberikan surat keterangan sehat kepada hampir semua pemohon SIM. Namun sayangnya, para pemohon SIM itu tidak mendapatkan pemeriksaan mata, berat badan dan tensi darah.
    Para pemohon SIM cukup menyodorkan uang sebesar Rp30 ribu dan foto copy KTP. Setelah itu, pihak klinik akan mengeluarkan surat keterangan sehat yang sbelumnya sudah dibubuhi stempel dan tandatangan dr Tien Herliati. “dr Tien sedang keluar, besok saja kembali lagi,” ujar kasir Klinik PMJ, Yanti menyampaikan pesan sang dokter, kemarin.
    Dalam sehari, sekitar 100 pemohon SIM baru dan yang melakukan perpanjangan menggunakan jasa Klinik PMJ. Menurut keterangan beberapa nara sumber, dr Tien Herliati jarang ada ditempat untuk melakukan pemeriksaan langsung. Sejumlah kalangan menduga, apa yang dilakukan klinik PMJ telah melanggar kode etik kedokteran.
    Sementara, ditemui diruang kerjanya, dr Tien Herliati mengaku selalu mengingatkan para stafnya untuk selalui melakukan pemeriksaan kepada semua pemohon SIM sebelum memberikan surat keterangan sehat. “Ya, memang kemarin saya sedang keluar ada urusan penting. Tapi saya selalu mengingatkan kepada pegawai saya untuk selalu melakukan pemeriksaan,” kelitnya.
    Anehnya, dr Tien Herliati membantah jika biaya yang dikenakan kepada para pemohon SIM untuk mendapatkan surat kesehatan itu sebesar Rp30 ribu. “Biaya pemeriksaan kesehatan hanya Rp20 ribu kepada pemohon. Staf saya sudah bisa melakukan pemeriksaan. Untuk surat keterangan sehat memang sudah saya tandatangani dan stempel,” akunya. HSR
Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger