' Klaim Asuransi jadi Rp 20 Juta - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » » Klaim Asuransi jadi Rp 20 Juta

Klaim Asuransi jadi Rp 20 Juta

Written By dodi on Monday, June 4, 2012 | 2:00 PM

KAB.PURWAKARTA (LJ) - Meningkatkan kesejahteraan masyarakat, pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purwakarta terhitung 1 April 2012 lalu menaikan besaran asuransi kesehatan dan kematian yang akan diterima peserta Jamsostek. Jika semula hanya diberikan Rp 16 juta, kini naik menjadi 20 juta perjiwa.
“Warga yang telah diasuransikan kematiannya mendapat kenaikan. Jika PT Jamsostek semula hanya membayar klaim sebesar Rp 16 juta bagi peserta yang meninggal, kini naik menjadi Rp 20 juta perjiwa,” kata Bupati Purwakarta H Dedi Mulyadi SH, Jumat (1/6) terkait dengan kenaikan klaim bagi peserta Jamsostek di Purwakarta.
Dikatakan, kenaikan pembayaran klaim peserta Jamsostek tersebut di antaranya sebesar Rp 16 juta untuk biaya ketika ada warga  (peserta) Jamsostek yang meninggal dunia. Sedangkan Rp 4 juta lagi, diberikan sebagai santunan bagi ahli waris selama dua tahun. Dengan demikian, ahli waris  akan menerima klaim sebesar Rp 20 juta.
Dia juga mengatakan, setiap peserta Jamsostek yang meninggal dunia hanya diberikan klaim sebesar Rp 16 juta. Dengan rincian, sebesar Rp 14 juta untuk santunan yang meninggal dunia dan Rp 2 juta lagi sebagai santunan yang diberikan setiap bulan kepada ahli waris selama dua tahun.
Santunan kematian ini, lanjut Dedi Mulyadi, sebagai bentuk perhatian pemerintah Kabupaten Purwakarta terhadap warga masyarakat. Mengingat setiap warga yang mengalami musibah kematian, katanya, pasti akan merasakan kesulitan. Apalagi jika merujuk pada adat dan kebiasaan saat ini, yaitu biaya pasca kematian lebih besar ketimbang saat pemakaman.
Ditambahkan, kenaikan klaim asuransi ini berlaku bagi seluruh warga. Artinya, tidak hanya untuk keluarga miskin saja tapi juga berlaku bagi keluarga mampu. Sebab bagi warga masyarakat Purwakarta yang mampu, juga berhak mendapatkan perlindungan asuransi. Karena ketika menghadapi musibah kematian, perasaannya juga sama.
Peningkatan santunan dari Rp 16 juta menjadi Rp 20 juta ini, papar Dedi Mulyadi, karena adanya tambahan perlindungan asuransi. Dimana sebelumnya, Pemkab Purwakarta baru mampu memberikan perlindungan kesehatan dan kematian saja. Untuk tahun ini, ditambah menjadi perlindungan hari tua dan pensiunan.
Menyoal besaran pembayaran premi yang dibayarkan ke PT Jamsostek untuk masyarakat asuransi kesehatan dan kematian, Dedi menjelaskan bahwa pihaknya sudah mengalokasikan anggaran yang bersumber dari APBD sebesar Rp 600 ribu per jiwa per tahun. “Pemkab Purwakarta telah mengalokasikan untuk perlindungan kesehatan dan kematian,” katanya.YAS
Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger