' Jumlah Warga Cianjur Pengidap Kanker Serviks Cukup Tinggi - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » » Jumlah Warga Cianjur Pengidap Kanker Serviks Cukup Tinggi

Jumlah Warga Cianjur Pengidap Kanker Serviks Cukup Tinggi

Written By Lingkar Jabar On-Line on Saturday, June 2, 2012 | 6:49 AM


CIANJUR (LJ) - Hingga bulan April lalu, jumlah warga Kabupaten Cian-jur penderita kanker serviks ternyata masih tergolong tinggi. Dilaporkan oleh Yayasan Mutiara Lestari (LSM di bidang kesehatan, Red), setidaknya ada 41 orang yang terindikasi men-derita kanker serviks. Tapi sayang, hingga saat ini belum ada upaya inten-sif  pencegahan dini akibat mahalnya biaya pemeriksaan.
Ketua Yayasan Mutiara Lestari Yani Jamiatusyarifah mengemuka-kan, data jumlah penderita kanker serviks yang dimiliki pihaknya itu berdasarkan hasil pendataan yang dilakukan pihaknya belum lama ini. Yani prihatin dengan kondisi ini mengingat para perempuan penderita kanker serviks berasal dari kalangan tidak mampu.“Ketidaktahuan dan ketidakmam-puan memeriksakan sejak awal, mem-buat mereka pada akhirnya harus terindikasi menderita kanker serviks.   
Penderita kanker serviks di Cianjur masih tergolong tinggi,” kata Yani ke-pada sejumlah wartawan di sela-sela kegiatan pemeriksaan papsmear gratis di kantor Yayasan Mutiara Lestari, Se-lasa (15/4).
Kegiatan ini, lanjut Yani yang juga Kepala Sekolah Playgroup dan Kinderganten Mutiara Lestari ini, merupakan bentuk kepedulian ter-hadap kaum perempuan di Cianjur. Menurutnya, pemeriksaan papsmear 
ini penting dilakukan mengingat sebagai upaya pendeteksian dini sel kanker pada mulut rahim kaum perempuan. “Antusiasme kaum perempuan mengikuti pemeriksaan papsmear ini cukup tinggi. Ada sekitar 150 orang yang mendaf-tarkan diri. Karena keterbatasan tem-pat, kami bagi menjadi tiga sesi, yaitu pagi, siang, dan sore. Pemeriksaan ini kami mendapatkan bantuan tim medis dari Bandung. Jika hasil pemeriksaan 
negatif, maka akan dilakukan vaksi-nasi. Kegiatan ini murni sosial sebagai kepedulian terhadap perempuan di 
Cianjur,” terang Yani.Yani berharap, pemeriksaan papsmear bagi kaum perempuan di Cianjur lebih bisa diintensifkan mengingat biaya yang diperlukan sekali pemeriksaan cukup mahal. Yani mengajak para pengusaha mau-pun perusahaan-perusahaan BUMN atau BUMD menyisihkan sebagian dana corporate social responsibility (CSR) untuk membantu masyarakat menengah ke bawah memeriksakan gejala dini.
“Dalam menanggulangi masalah penyakit kanker serviks ini, sudah tentu diperlukan kerja sama semua pihak untuk menanggulangi pen-yakit. Salah satu caranya, adalah dengan menggelar pemeriksaan dini papsmear, khususnya kepada masyarakat golongan menengah ke bawah,” pungkasnya. Q HEP
Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger