' Jaksa Penerima Suap Cuma Diganjar Kurungan 6 Tahun - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » » Jaksa Penerima Suap Cuma Diganjar Kurungan 6 Tahun

Jaksa Penerima Suap Cuma Diganjar Kurungan 6 Tahun

Written By dodi on Thursday, June 21, 2012 | 1:37 PM

BANDUNG - Terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi atau menerima suap terkait dengan kasus yang ditanganinya, Jaksa nonaktif di Kejaksaan Negeri (Kejari) Cibinong, Sistoyo, hanya mendapatkan hukuman penjara selama 6 tahun serta denda Rp 200 juta subsidair 5 bulan. Vonis Sistoyo ini dibacakan Majelis hakim Pengadilan Tipikor Bandung dalam sidang putusan di Pengadilan Tipikor, Jalan LRE Martadinata, Rabu (20/6).

Vonis terhadap Sistoyo tersebut sedikit lebih ringan dari tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) KPK yang menuntut dengan hukuman 6,5 tahun dan denda Rp 200 juta subsidair 5 bulan.
"Mengadili, meyatakan terdakwa Sistoyo secara sah dan meyakinkan terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi. Menjatuhkan hukuman selama 6 tahun 6 bulan dan denda Rp 200 juta dengan ketentuan jika tidak dibayar maka diganti dengan hukuman 5 bulan penjara," ujar Ketua Majelis Hakim GN Arthanaya dalam pembacaan amar putusannya di ruang sidang I.

Sistoyo dinyatakan bersalah melanggar pasal 12 huruf a UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tipikor sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 tahun 2001 tentang perubahan atas UU Nomor 31 Tahun 1999 Jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP sesuai dengan dakwaan pertama. Hal-hal yang memberatkan terdakwa, yaitu karena perbuatan Sistoyo telah mencoreng aparat penegak hukum yang tidak peka dengan program pemberantasan korupsi yang tengah digalakkan pemerintah.

Selain itu, Sistoyo yang sempat dibacok oleh aktivis anti korupsi itu juga tak mengakui perbuatannya dalam sidang. "Hal yang meringankan, terdakwa sopan dalam persidangan. Belum pernah dihukum, dan terdakwa masih bisa merubah diri," tutur Hakim Arthanaya. Selama pembacaan putusan itu, Sistoyo yang selama sidang terlihat tenang pun hanya bisa tertunduk mendengar putusan hakim tersebut.

Sesaat setelah majelis hakim di Pengadilan Tipikor membacakan amar putusan pada Sistoyo, sejumlah orang yang mengenakan kaos 'Ganyang Mafia Hukum' berteriak-teriak. Mereka meluapkan kekecewaan terhadap putusan hakim tersebut. "Jaksa busuk. Gantung jaksa busuk," ujar para pria yang mengenakan kaos hitam bertuliskan 'Ganyang Mafia Hukum' itu berulang-ulang sambil berdiri di belakang kursi pengunjung.

Dengan mengepalkan tangan, mereka pun menyatakan tak percaya dengan lembaga pengadilan. "Rakyat tidak percaya dengan pengadilan. Tidak memberikan efek jera," tutur mereka lagi.
Hal tersebut terjadi sebelum majelis hakim menutup sidang. Sehingga suara hakim pun tak terdengar hingga ia harus memperingatkan para pengunjung tersebut. Usai majelis hakim mengetuk palu, Sistoyo pun dengan cepat langsung dibawa petugas lewat ke belakang meja majelis hakim.

Atas putusan tersebut, Sistoyo yang sempat menyebut nama mantan atasannya Kejari Cibinong Suripto Widodo mengetahui perbuatannya, menyatakan akan menempuh upaya hukum (banding) ke mahkamah agung. "Ya kita lihat saja nanti, kita akan upaya hukum," kata Sistoyo usai sidang. Sebelumnya pada sidang, kuasa hukum Sistoyo menyatakan akan pikir-pikir terlebih dahulu atas putusan hakim.

Sementara itu, ditemui terpisah JPU KPK Hadiyanto mengaku cukup puas dengan pertimbangan dan putusan hakim. "Kami cukup puas dengan putusan hakim. Pasal yang terbuktinya sama dengan yang kita kita buktikan. Hukuman yang diputuskan sudah lebih dari 2/3 dari tuntutan kami. Tapi kami tetap akan konsultasi dulu atas putusan ini," tutur Hadiyanto.

Putusan atas Sistoyo, disebut Hadiyanto juga sekaligus membuktikan adanya keterlibatan orang lain dalam terjadinya penyuapan. Adalah Efriyanti, jaksa di Kejari Cibinong yang dinyatakan sebagai orang yang turut serta atau bersama-sama melakukan tindak pidana korupsi. "Seperti kita dengar, Efriyanti dinyatakan turut serta dalam kasus ini. karena itu kami akan konsultasi, untuk kemudian ekspos lagi nanti," katanya. HER
Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger