' Istri Polisikan Suami Dengan Modus Bikin Laporan Palsu - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » » Istri Polisikan Suami Dengan Modus Bikin Laporan Palsu

Istri Polisikan Suami Dengan Modus Bikin Laporan Palsu

Written By dodi on Friday, June 22, 2012 | 3:24 PM

INDRAMAYU (LJ) – Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) terjadi yang dialami Hj. Devi Kurniyah Bin Caya (33) warga Jalan Yos Sudarso, Desa Karangturi, Indramayu, Jawa Barat, langsung melaporkan suaminya Sofyan Hadi Gunawan (35) ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Indramayu.

Devi, yang didampingi kuasa hukumnya Untung Purbadi, SH telah melaporkan, kejadian tersebut pada 1 April 2012. "Tuduhan bahwa Sofyan Hadi Gunawan, telah melakukan kekerasan terhadap sang istri, seperti melakukan menampar, mencekik, membenturkan kepalanya ke tembok dan menginjak tubuh istrinya," kata Untung kepada LINGKAR JABAR, Kamis, (21/6) usai mengikuti proses sidang perceraian di Pengadilan Agama (PA) Kabupaten Indramayu.

Tuduhan dari pengaduan Devi Kurniyah ini, lanjut dia, tertuang dalam surat panggilan Nomor: SPG/1856/VI/2012/Reskrim yang ditujukan ke Sofyan Hadi Gunawan Bin H. Amin Yusuf tertanggal 21 Juni 2012. Sebagai tersangka dalam perkara tindak pidaka KDRT, sebagaimana dimaksud dalam pasal 44 UU RI No.23 Tahun 2004 tentang PKDRT.

"Pada saat diperiksa Bripda. R. Hanafi selaku penyidik di Unit PPA, laporan Devi Kurniyah sudah memenuhi syarat termasuk visum sebagai bukti penganiayaan terhadap korban," ucapnya.

Sementara itu, Sofyan Hadi Gunawan, meminta bukti hasil visum tentang kekerasan yang telah dilakukan pada istrinya seusai mengikuti persidangan proses perceraiannya di PA Indramayu, pihak penyidik menolak memberikannya. Dan pada saat itu juga Sofyan membantah atas tuduhan tersebut.

“Masa iya saya melakukan pemukulan, mencekik, membenturkan kepala bahkan menginjak istri saya di depan umum. Ini sudah jelas bohong, dan saya tegaskan kalau ini fitnah dengan membuat laporan palsu. Pada saat itu saya hanya bersenggolan bahu dengan Devi Kurniyah saat keluar pintu ruang persidangan,” ujar dia.

Ditempat yang sama, H. Mabruri Yamin, SH, kuasa Hukum Sofyan Hadi Gunawan, mengatakan, membenarkan kalau kliennya sedang diperiksa di unit PPA atas tuduhan tindak pidana KDRT. "Saya menegaskan kalau tuduhan itu tidak benar, apalagi dikatakan kliennya sampai melakukan pemukulan, mencekik, membenturkan kepala, bahkan menginjak istrinya di depan umum," ucap Mabrur kepada LINGKAR JABAR, Kamis (21/6) saat dihubungi lewat telepon ngenggamnya.ACP/ATO
Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger