' Isra' Mi'raj, (Harus) Dijadikan Motivasi bagi Pemimpin - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » , » Isra' Mi'raj, (Harus) Dijadikan Motivasi bagi Pemimpin

Isra' Mi'raj, (Harus) Dijadikan Motivasi bagi Pemimpin

Written By dodi on Monday, June 18, 2012 | 5:55 PM

Umat Islam di seantero dunia kini tengah memperingati peristiwa agung dan monumental, Isra' Mi'raj. Ini merupakan peristiwa di mana Nabi Muhammad SAW, dalam suatu malam melaksanakan perjalanan dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa. Dengan bimbingan malaikat Jibril, beliau mendapatkan gambaran tentang tanda-tanda kebesaran Allah SWT. Peristiwa itu tentu tidak akan dilupakan oleh kaum muslimin, karena perintah sholat lima waktu sehari semalam diberikan oleh Allah saat Isra' dan Mi'raj.

Bagi umat muslim, peringatan Isra' Mi'raj merupakan sebuah penghormatan serta cerminan cinta umat muslim kepada figur tauladan yang mempesona, yakni Nabi Muhammad SAW. Adanya ritualisme peringatan Isra' Mi'raj bukan semata-mata kegiatan seremonial belaka, tetapi mempunyai arti penting dalam mengilhami nilai-nilai luhur yang dapat dijadikan pedoman untuk menyempurnakan perjalanan hidup manusia menuju kebahagiaan di dunia dan akherat.

Secara historis, dalam kitab Mukhtarul Ahadits An-Nabawiyah, dijelaskan bahwa perjalanan spritual Nabi Muhammad, diawali dengan ujian berat di mana beliau yang baru saja ditinggal wafat istri tercintanya, Siti Khodijah dan tak lama kemudian disusul kematian pamannya, Abu Tholib. Namun, semua keprihatinan itu menjadikan beliau semakin dekat kepada Sang Kholiq. Suasana genting yang dialami Nabi Muhammad tentu sangat membutuhkan keteguhan keyakinan atas apa yang telah diperjuangkannya. Maka, Allah SWT memberikan petunjuk melalui suatu peristiwa yang belum pernah dialami oleh beliau sebelumnya, yaitu peristiwa Isra' dan Mi'raj.

Dalam konteks kehidupan berbangsa dan bernegara, peringatan Isra' Mi'raj ini dapat dijadikan sebagai modal motivasi oleh para pemimpin dalam mengatasi masalah-masalah kehidupan yang sedang melanda bangsa saat ini. Para pemimpin di negeri ini diharapkan mampu meneladani keteguhan Nabi Muhammad SAW. Apa yang dilakukan Nabi Muhammad sebagai seorang rasul dalam situasi dan kondisi apa pun tetap teguh dalam menjalankan tugasnya untuk mengubah segala keburukan demi kebaikan bangsa.

Melihat realita problem yang melanda bangsa Indonesia sekarang ini, para pemimpin selayaknya mampu mengimplementasikan nilai-nilai yang terkandung dalam spirit perjuangan Nabi Muhammad. Dengan harapan, pemimpin mampu menjalankan sistem tatanegara secara lebih baik penuh rasa cinta dan tanggung jawab terhadap bangsa dan negara.

Meski kita semua mengerti bahwa dalam peringatan Isra' Mi'raj ini, masih banyak kisruh yang menimpa bangsa ini. Sebut saja, masalah korupsi, makelar kasus dan makelar pengadilan yang masih berkecamuk dalam diri bangsa ini. Jika rentetan kasus ini dibiarkan berlarut-larut, lantas, mau dibawa ke mana bangsa ini kalau yang berpendidikan saja, mata batin dan moralitasnya buta atas ulah egonya masing-masing demi kenikmatan keduniawian.

Dalam peringatan peristiwa Isra' Mi'raj ini, tentu bukan sekedar berkontemplasi atas kejadian historis masa lalu. Namun, peringatan Isra Mi'raj juga memiliki makna berupa pesan untuk membangun moralitas bangsa. Itulah sebabnya, mengapa 'oleh-oleh' yang dibawa Rasul dari perjalalan Isra' Mi'raj ini adalah berupa kewajiban sholat. Jika digali lebih dalam, terkandung pelbagai makna yang patut kita renungkan dan kita aktualisasi secara bersama-sama dalam mengarungi kehidupan berbangsa dan bernegara.

Maka, sangat tepat apabila peringatan Isra' Mi'raj ini dijadikan kontemplasi untuk menghidupkan kembali esensi dari makna sholat. Artinya, sholat tidak hanya menjadi amalan yang kering dan mekanis. Tetapi, bagaimana perintah sholat dijalankan dengan mengimplementasikan esensi dari tujuannya, yakni mampu mencegah hal yang keji dan mungkar. Sehingga, dalam situasi dan kondisi apa pun kiranya moralitas bangsa tetap terjaga dari hal yang berbau pragmatisme
Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger