' Honor Ribuan Anggota Linmas Tersendat - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » » Honor Ribuan Anggota Linmas Tersendat

Honor Ribuan Anggota Linmas Tersendat

Written By dodi on Monday, June 4, 2012 | 4:00 PM

KAB.PURWAKARTA (LJ) -  Gara-gara surat pertanggung jawaban (SPJ) telat disetorkan pihak kecamatan, sekitar 2.880 anggota perlindungan masyarakat (Linmas) di Kabupaten Purwakarta, sejak April hingga Mei 2012 lalu belum menerima honor. Keterlambatan tersebut, sontak membuat ribuan Linmas tersebut gelisah.

“Keterlambatan honor anggota Linmas akibat pihak kecamatan telah menyetorkan SPJ. Akibatnya berpengaruh terhadap pencairan honor anggota Linmas,” kata Drs Budi Bunyamin Kepala Kantor Kesatuan Bangsa dan perlindungan Masyarakat (Kesbang Linmas) Kabupaten Purwakarta, belum lama ini terkait keterlambatan honor anggota Linmas.

Dikatakan Bunyamin, Kepala Seksi (Kasi) Trantib di masing-masing kecamatan telah menyetorkan SPJ, danpaknya menghambat pencairan honor bagi para anggota Linmas pada bulan berikutnya. Jika SPJ disetorkannya tepat waktu, maka pencairan honor untuk anggota Linmas juga bisa tepat waktu sesuai dengan jadwal.

Untuk anggota Linmas, sambung Budi, tidak sama dalam menerima honorarium, karena ada anggota Linmas biasa dan anggota Linmas K3. Bagi anggota Linmas biasa diberikan honor sebesar Rp 75 ribu perbulan, honorariumnya bersumber dari pos kegiatan untuk pemeliharaan jalan di seluruh wilayah di Kabupaten Purwakarta ini.

Sedangkan bagi anggota Linmas K3, terang Budi, masing-masing anggota diberikan honor sebesar Rp 500 ribu perbulan yang dananya bersumber dari dana hibah. Dari 2.880 anggota Linmas yang ada, 400 diantaranya merupakan Linmas K3. Dengan demikian, honor yang diterima 2.480 anggota Linmas tidak akan sama.

Dengan adanya perbedaan honorarium tersebut, otomatis mekanisme pencairannya-pun berbeda. Terkait pencairan honor anggota Linmas, Budi Bunyamin menjelaskan kemungkinannya akan diberikan secara rapel untuk 12 bulan setelah adanya perubahan APBD.”Mudah-mudahan anggota Linmas bisa sedikit bersabar,” pintanya.

Menyoal asuransi bagi pekerja informal, Bunyamin mengatakan bahwa tidak semua anggota Linmas mendapat asuransi Jamsostek. Pihaknya mencatat, saat ini baru 30 persen dari jumlah yang ada menjadi peserta Jamsostek. Hal itu karena terbentur aturan, di mana ditetapkan bahwa pihak asuransi tidak memberikan tanggungan bagi peserta usia di atas 56 tahun.

Diketahui, sekitar 2.880 anggota Linmas di Kabupaten Purwakarta terutama anggota Linmas K3 mengeluh. Pasalnya, sejak dua bulan terakhir belum menerima honor. Padahal, mereka dijanjikan setiap bulan akan mendapatkan honor dari pengabdiannya tersebut. Mereka berharap, Pemkab Purwakarta bisa segera mencairkan honor mereka mengingat keperluan sehari-hari keluarga mereka sangat mendesak.YAS
Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger