' Gubernur Jabar : Taqwa Harus Dimaknai Dengan Iman Yang Utuh - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Home » » Gubernur Jabar : Taqwa Harus Dimaknai Dengan Iman Yang Utuh

Gubernur Jabar : Taqwa Harus Dimaknai Dengan Iman Yang Utuh

Written By dodi on Monday, June 25, 2012 | 8:00 AM

KAB.PURWAKARTA (LJ).- Gubernur Jawa Barat DR Ahmad Heryawan Lc menyatakan, taqwa harus di maknai dengan kepemilikan iman yang utuh dan harus mampu mengikis animo salah, bahwa orang takwa identik degan ketinggalan kemakmurannya. Padahal orang orang profesionalisme yang takwa, biasanya memiliki berbagai kemampuan.

“Orang-orang taqwa biasanya memiliki kemampuan mengolah perntanian, perdagangan dan peternakan dengan sangat baik. Sehingga pemahaman islam, memiliki faham keseimbangan (bahagia dunia akhirat),” kata Ahmad Heryawan dalam tausiahnya pada peringatan Isro Mi’raj  di Mesjid Nurul Qalbi Perumahan Dian Anyar, Minggu (24/6).

Dikatakan Ahmad Heryawan, hikmah Isro Mi’raj harus bisa di maknai untuk perbaikan kehidupan dunia dan akhirat. Selain itu, kita juga harus mengingat sepulu sahabat di zaman Rosululloh SAW dimana Sembilan sahabat diantaranya yang masuk syurga, merupakan orang kaya raya yang hidupnya selalu bertaqwa dan dermawan.

Pada bagian lain dalam Isro Mi’raj yang mengusung tema “Dengan Peringatan Isra Mi’raj Mari Kita Tingkatkan Pelaksanaan Ibadah Sholat” itu Ahmad Heryawan menjelaskan tentang perjalan Isro Mi’rajnya Nabi Muhammad SAW yang menmpuh jarak 2.500 kilometer dari Masijid Haram  ke Masjidil  Aqso atau sama dengan dua kali perjalanan Jakarta – Surabaya.

Sedangkan Mi’raj, sambung Ahmad Heryawan, adalah perjalanan Sidratul Muntaha dengan jarak sekitar 4.000 miliar kilometer. Perjalanan tersebut, di tempuh dalam suatu malam yang hanya memerlukan waktu 13,5 detik. Dan perjalanan itu merupakan hak prerogatifnya Allah SWT yang telah menciptakan cahaya dengan daya jelajah 300 juta kilometer perdetik.

Bahkan dalam waktu meninggalkan Siti Aisyah tertidur, Rasul melihat 17 kejadian dalam perjalanannya dan kembali berbaring di sisi Siti Aisyah ketika Siti Aisyah terbangun dari tidur nya. Apakah masih ada, umat manusia yang mau mengingkari peristiwa tersebut di jaman modern seperti sekarang ini ?.

Peristiwa tersebut, lanjut Ahmad Heryawan, saat ini sudah dapat di urai oleh pengetahuan manusia. "Dan hal tersebut, seyogyanya harus kita percayai melebihi umat-umat yang hidup lebih dahulu di zaman kita. Dampaknya adalah,  kita harus lebih iman dan sholat kita semakin kokoh. Karena iman yang kokoh, akan timbul kemakmuran materi dan kesempurnaan batinnya," kata gubernur.

Sementara Isro Mi’raj yang digelar DKM Nurul Qalbi tersebut, selain menampilkan Gubernur Ahmad Heryawan sebagai mubaligh, juga KH Asep Jamaludin pimpinan pondok pesatren Tahfidz Qur’an Nurrohman Bongas yang juga dihadiri anggota DPRD Purwakarta KH Toha Mahsum serta ribuan umat Islam serta masyarakat perumahan tersebut.YAS/YAN

Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger