' Galian PDAM Tirta Pakuan Dikeluhkan Masyarakat - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » » Galian PDAM Tirta Pakuan Dikeluhkan Masyarakat

Galian PDAM Tirta Pakuan Dikeluhkan Masyarakat

Written By dodi on Saturday, June 2, 2012 | 1:38 PM

BOGOR (LJ) - Keberadaan galian pipa sambungan proyek Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Pakuan Kota Bogor, dikeluhkan masyarakat. Bahkan pekerjaannya itu diduga tidak transparan. Seperti, pekerjaan di Jalan Layung Sari Kelurahan Empang Kecamatan Bogor Selatan Kota Bogor Jawa Barat.
    Dilokasi ini, pekerjaan proyek tersebut, tidak terdapat plang informasi proyek, dan tidak tampak adanya direksi kit sebagai tanda  transparansi proyek.
    Pelaksana proyek dituding masyarakat tidak profesional, terbukti dalam pemasangan sambungan pipa tidak mengindahkan ketertiban lingkungan tapi justru malah mengganggu pengguna jalan. Selain itu, gundukan tanah merah hasil galian pipa telah mrusak trotoar pejalan kaki.
    “Karena trotoar dibongkar, saya terpaksa berjalan dibahu jalan  tapi ya lihat juga arus lalu lintasnya, hati-hati juga mas,” ujar Fatimah (45), ibu rumah tangga kepada LINGKAR JABAR, Kamis (31/5) kemarin, saat melintas di jalan itu.
    Seorang mahasiswi yang kebetulan melintas juga mengeluhkan adanya pengerjaan yang terkesan mengganggu pengguna jalan. “Jalan menjadi kotor karena trotoar dibongkar, saya terpaksa berjalan di aspal jalan karena trotoarnya belum ada yang diperbaiki ,” ujar Riri, mahasiswi yang tengah melintasi jalan itu.
    Sumber di Dinas Binamaga dan Pengairan Kota Bogor mengaku, akibat pekerjaan galian pipa ini, pihaknya sering terkena batunya. Bahkan, instansi tersebut sering menjadi kambing hitam.
    "Kami tidak mengetahui adanya pekerjaan galian pipa PAM yang sedang berlangsung dan mereka pun tidak tahu tentang orang-orang di lapangan yang mengerjakannya proyek tersebut.
    Kadang kami hanya mendapat SPK nya saja tapi kenyataannya kita tidak pernah di ajak dan di libatkan dalam finishing pekerjaan tersebut, padahal itu menjadi tanggung jawab kita dan kita sering di salahkan oleh warga dan media," katanya.
    Tak hanya itu, akibat galian tersebut merusak trotoar dan mengganggu kenyamanan para pejalan kaki maupun pengguna jalan lainnya.  ALI

Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger