' Disleksia [ Kelamahan Otak Mengolah informasi ] - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » » Disleksia [ Kelamahan Otak Mengolah informasi ]

Disleksia [ Kelamahan Otak Mengolah informasi ]

Written By dodi on Friday, June 1, 2012 | 2:30 PM

Disleksia (dyslexia) Merupakan sebuah kondisi ketidakmampuan belajar pada seseorang yang disebabkan oleh kesulitan pada anak tersebut dalam melakukan aktifitas membaca dan menulis. Gangguan ini bukan bentuk dari ketidakmampuan fisik, seperti karena ada masalah dengan penglihatan, tapi mengarah pada bagaimana otak mengolah dan memproses informasi yang sedang dibaca anak tersebut.
Kesulitan ini biasanya baru terdeteksi setelah anak memasuki dunia sekolah untuk beberapa waktu.
Kenali ciri-cirinya:
1. Lambat bicara jika dibandingkan kebanyakan anak seusianya dan tidak dapat mengucapkan kata-kata secara benar.
2. Lambat mengenali alfabet, angka, hari, minggu, bulan, warna, bentuk dan informasi mendasar lainnya. Serta sulit dalam mengurutkan huruf-huruf dalam kata.
3. Sulit menyuarakan fonem (satuan bunyi) dan memadukannya menjadi sebuah kata.
4. Sulit mengeja secara benar. Bahkan mungkin anak akan mengeja satu kata dengan bermacam ucapan.
5. Sulit mengeja kata atau suku kata dengan benar. Anak bingung menghadapi huruf yang mempunyai kemiripan bentuk seperti b – d, u – n, m – n.
6. Membaca satu kata dengan benar di satu halaman, tapi salah di halaman lainnya.
7. Kesulitan dalam memahami apa yang dibaca.
8. Sering terbalik dalam menuliskan atau mengucapkan kata. Misalnya kata ”gajah” ducapkan menjadi ”gagah”, “pelajaran” dibaca “perjalanan”.
9. Rancu dengan kata-kata yang singkat, misalnya ke,
dari, dan, jadi.
10. Bingung menentukan tangan mana yang dipakai untuk menulis.
11. Lupa mencantunkan huruf besar, serta lupa meletakkan tanda-tanda baca lainnya, seperti titik atau koma.
12. Menulis huruf dan angka dengan hasil yang kurang baik/ tulisannya jelek sekali. Terdapat jarak pada huruf-
huruf dalam rangkaian kata. Tulisannya tidak stabil, kadang naik, kadang turun.
13. Punya kebiasaan membaca terlalu cepat hingga salah mengucapkan kata atau bahkan terlalu lambat dan terputus-putus.
14. Rancu dalam memahami konsep kiri­kanan, atas-bawah, utara-selatan, timur-barat.
15. Memegang alat tulis terlalu kuat/keras
16. Rancu atau bingung dengan simbol-simbol matematis. Misalnya tanda +, -, x, :, dan sebagainya.
17. Sulit mengikuti lebih dari sebuah instruksi dalam satu waktu yang sama.
Bersambung..
Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger