' Disdukcapil Kab.Bandung Aktifkan Layanan Terpadu - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » , » Disdukcapil Kab.Bandung Aktifkan Layanan Terpadu

Disdukcapil Kab.Bandung Aktifkan Layanan Terpadu

Written By dodi on Wednesday, June 20, 2012 | 1:19 PM

KAB.BANDUNG,(LJ)-Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bandung, saat ini semakin gencar melaksanakan program e-KTP sampai kelapisan masyarakat bawah.Bahkan, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bandung membuat terobosan dengan memberikan pelayanan terpadu.
    "Langkah ini kami tempuh agar bisa membantu meringankan warga yang tidak mampu, baik dalam hal waktu maupun biayanya. Disdukcapil dan Pengadilan Negeri Kls I A Bale Bandung, telah bekerjasama untuk bisa melakukan sidang di setiap kecamatan sehingga warga tidak perlu jauh-jauh datang kesana.
    Mudah-mudahan dengan pelayanan seperti ini bisa menjadi rangsangan dan dorongan bagi warga lainnya untuk segera melakukan pendaftaran akte kelahiran ke Catatan Sipil,” kata  Kepala Dinas Kependudukan Dan Catatan Sipil (Disdukcapil), Kabupaten Bandung, Salimin, kepada LINGKARJABAR, di ruanganya, kemarin.
    Menurutnya, penyelenggaraan sidang di kecamatan  bagi warga miskin atau tidak mampu  dilakukan atas dasar rekomendasi dari masing-masing camat dengan melampirkan data Keluarga Miskin Daerah (GAKINDA) atau Jaminan Kesehatan Masyarakat (JAMKESMAS). Semakin banyak data pengajuan dan permohonan dari camat, maka penyelenggaraan sidang di setiap kecamatan dapat dilakukan.
    Mengenai biaya perkara, lanjut Salimin, dibebankan kepada yang bersangkutan dengan biaya sebesar Rp 141.000, sementara untuk honor pengacara dan biaya materai dibiayai oleh Pemkab Bandung melalui Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2012. "Untuk pengacaranya kami telah menunjuk Pos Bantuan Hukum Pengadilan Negeri Bale Bandung, sedangkan bagi warga yang mampu, mereka dikenakan biaya perkara sebesar Rp250.000, dan bisa menunjuk pengacaranya sendiri,"tuturnya.
    Dia mengakui,karena keterbatasan anggaran, di tahun 2012 ini, Pemkab Bandung baru bisa membiayai 500 warga yang kurang mampu sesuai rekomendasi dari para Camat di Kab.Bandung. "Berdasarkan catatan, baru 212 orang yang sudah ditetapkan oleh pengadilan, sementara sisanya 288 orang akan dilakukan secara bertahap,” ujarnya.
    Menurutnya, untuk 2012 ini,pihaknya sedang berusaha mengajukan penambahan dari 500  hingga 1.250 orang, karena berdasarkan catatan dari jumlah penduduk Kab.Bandung sebanyak 3,2 Juta jiwa, hampir 50% penduduk tidak memiliki akte kelahiran.
*Pelaksanan E – KTP
    Disdukcasip  Kabupaten Bandung, sudah mencatat 525.000 jiwa atau sekitar 22 persen wajib KTP yang terekam dalam proses pembuatan e-KTP. Sedangkan target Kemendagri hingga Oktober mendatang harus sudah terdata 2.281.000 jiwa. Di Kab. Bandung sendiri wajib KTP mencapai 2.806.000 jiwa.
    Berdasarkan Peraturan Presiden No. 26/2009 tentang pelaksanaan e-KTP, wajib KTP di Kab. Bandung hingga Juli 2009 tercatat 2.564.000 jiwa. Disdukcasip akan berusaha melakukan perekaman e-KTP hingga Desember 2012 berdasarkan data tersebut. Sementara sisa dari yang ditargetkan Kemendagri akan dibiayai oleh masing-masing APBD kabupaten/kota. (FEN)
Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger