' Buruh Terus Beraksi, Pejabat Pertamina Ngumpet - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Home » » Buruh Terus Beraksi, Pejabat Pertamina Ngumpet

Buruh Terus Beraksi, Pejabat Pertamina Ngumpet

Written By dodi on Wednesday, June 27, 2012 | 2:15 PM

INDRAMAYU - Untuk memperjuangkan nasibnya, ratusan buruh kontrak Pertamina terus melangsungkan aksi unjuk rasa. Pada Selasa (26/6), massa yang merasa dianiaya oleh manajemen perusahaan plat merah tersebut melakukan konvoi dan kemudian memblokir jalur utama Pantura di Kecamatan Losarang. Tak ayal, aksi buruh yang tengah galau itu membuat lalu lintas kendaraan di sekitar lokasi macet hingga lima kilometer.

Konvoi dengan sepeda motor dimulai dari depan terminal transit utama Pertamina unit pemasaran Balongan menuju ke Pertamina EP Mundu, Kecamatan Karangampel. Sepanjang jalan, para pengunjuk rasa melakukan aksi tutup jalan. Akibatnya, para pengguna jalan lainnya memilih untuk mengalah dan menunggu hingga konvoi massa melewati mereka.
Sesampainya di Pertamina EP Mundu, sejumlah massa bersitegang dengan petugas satpam yang sedang berjaga di pos II kompleks perumahan Pertamina EP Mundu. 

Massa yang marah, kemudian menjebol pintu utama dan merusak sejumlah pot bunga. Beruntung, aksi kekerasan itu dapat dicegah setelah petugas Dalmas Polres Indramayu berhasil mengendalikan emosi massa. Perwakilan massa buruh mengungkapkan, kekesalan mereka timbul karena permintaan mereka tidak digubris pihak Pertamina. Bahkan, tidak ada satupun manajemen Pertamina yang berkenan menemui mereka.

Seperti aksi-aksi sebelumnya, para buruh kontrak itu tetap menuntut Pertamina menghapus sistem kontrak (outsourcing). Dengan penghapusan sistem itu, maka para buruh kontrak bisa diangkat sebagai karyawan tetap Pertamina. ''Para buruh selama ini sudah bekerja keras untuk Pertamina, namun nasib kami tetap saja dibuat mengambang karena tidak adanya kepastian status kerja kami,'' tegas koordinator aksi, Sahali.

Sunar, pengurus pusat Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (Kasbi), menyatakan sistem kontrak atau outsourcing sangat merugikan pekerja. Sebab itu, massa meminta Pertamina Pusat turun dan berdialog di Indramayu. "Ada 2.000 pekerja yang sudah berkumpul. Kami akan di sini sampai manajemen menemui," kata Sunar. Sebelumnya, lanjut Sunar, massa menginap semalam di kantor Pertamina II Balongan. Namun aksi itu terhenti karena massa diusir pihak petugas keamanan. Para pekerja tidak akan menyerah sebelum tuntutannya dipenuhi.

Sementara itu, PT Pertamina menyatakan aksi ratusan buruh Pertamina Balongan, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, yang tergabung dalam Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI) dan Serikat Buruh Indonesia (SBI) telah mengakibatkan pengurangan produksi BBM pertamina. Wakil Presiden Komunikasi Korporat Pertamina Ali Mundakir menjelaskan, aksi demonstrasi yang berbuntut pada jebolnya pagar kilang membuat Pertamina memperkecil produksi kilang Balongan.

"Produksi harusnya penuh, namun karena karena masyarakat takut kami kecilkan jadi 1.000 barel per hari," kata Ali dalam siaran persnya, kemarin. Menurut dia, hal ini dilakukan karena prinsip dalam operasi migas harus mengedepankan keselamatan yang tinggi. Ia meminta kepada para buruh berdemonstrasi dengan tertib, karena jika anarkis, akan merugikan diri sendiri dan negara.

Pertamina, lanjutnya, mengaku berat jika harus mengangkat seluruh karyawan outsourcing menjadi pegawai Pertamina, mengingat mereka bekerja untuk kontraktor, bukan untuk Pertamina. Ia menjelaskan masalah sistem kerja kontrak ini bukan hanya menimpa Pertamina, namun juga seluruh perusahaan nasional. Pertamina mengkontrakkan pekerjaan kepada perusahaan outsourcing dan pekerja kontrak masih diperbolehkan oleh Undang-undang.

Walaupun outsourcing, dia menjamin kesejahteraan para pegawai kontrak tetap diperhatikan dengan cara memberlakukan syarat yang berat bagi perusahaan outsourcing yang ingin mengikuti tender di Pertamina. "Yang jelas kami pastikan tenaga outsourcing di Pertamina upahnya di atas upah minimum regional," katanya. HER/APP
Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger