' Asupan Gizi Mempengaruhi Kehidupan Seksual Pria dan Perempuan - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » » Asupan Gizi Mempengaruhi Kehidupan Seksual Pria dan Perempuan

Asupan Gizi Mempengaruhi Kehidupan Seksual Pria dan Perempuan

Written By dodi on Monday, June 25, 2012 | 8:00 AM

BOGOR - Kalangan ahli gizi di Indonesia mengemukakan, setiap orang pasti menginginkan memiliki kemampuan seks yang normal untuk dapat membahagiakan pasangan dan juga membahagiakan diri sendiri. Namun hanya sedikit yang tahu, bahwa kemampuan dalam kehidupan seksual dipengaruhi banyak faktor diantaranya gizi. Gizi yang memadai termasuk hal yang esensial dan layak untuk diperhatikan dalam menjaga potensi seks bahkan hingga orang tersebut lanjut usia (lansia).

Hasil penelitian menyebutkan, laki-laki dan perempuan yang gizinya cukup, berjiwa periang, dan mampu beradaptasi dengan lingkungan, mampu menjaga potensi seksnya sampai usia lanjut. "Untuk itu, agar potensi seks tetap prima, kenalilah tubuh dan jaga makanan anda," tulis Pramono, seorang ahli gizi di grup Gerakan Sadar Gizi Indonesia, baru-baru ini. Dalam tulisannya, Pramono menyebutkan fungsi seks dipengaruhi kelenjar endokrin yang menghasilkan hormon reproduksi.

Untuk menghasilkan hormon tersebut diperlukan gizi. Karena itu fungsi seks dan reproduksi akan berjalan baik bila kita dapat memenuhi kecukupan vitamin-vitamin B, asam pantotenat, niasin, vitamin E dan seng (zinc). Apabila asupan gizi tersebut kurang, maka akan muncul gangguan seperti tidak berkembangnya organ seks, menopause terlalu dini, dan impotensi. Kelenjar adrenal menghasilkan hormon seks, dan untuk aktivitasnya memerlukan vitamin A, vitamin B, asam pantotenat, niasin, vitamin C, vitamin E, dan asam lemak tak jenuh.

Pada pria, testis menghasilkan hormon testoteron dan sperma. Perempuan juga menghasilkan testosteron. Hormon tersebut berperan penting dalam merangsang nafsu seks. Untuk itu vitamin A, C, E, dan asam folat serta testosteron akan menghasilkan sperma. Sperma diketahui mengandung kalsium, magnesium, zinc, sulfur, vitamin B12, dan vitamin C. Itulah sebabnya kekurangan vitamin E bisa menyebabkan degenerasi organ reproduksi.

Konsumsi zinc (seng) yang tidak mencukupi menyebabkan sperma kurang lincah dan infertil (tidak subur). Seng merupakan mineral terpenting pembuatan dihidroksi testosteron, enzim aktif penopang hormon laki-laki testosteron. Hormon-hormon seks juga memerlukan kolesterol jadi mengonsumsi kolesterol perlu, tapi jangan berlebihan.

Selama kita cukup mengonsumsi vitamin B kompleks, vitamin C, vitamin E, magnesium, dan seng, maka kolesterol dapat dimetabolismekan oleh tubuh dengan baik. Kekurangan mineral fosfor juga akan menyebabkan kemampuan seks jadi bermasalah semangat tempur jadi payah, karena kekurangan fosfor akan menyebabkan berkurangnya hormon seks laki-laki.

Zat lain yang akan menyebabkan kemampuan seks menurun jika kita kekurangan adalah zat yang bernama lesitin padahal untuk membentuk lesitin diperlukan mineral fosfor, nitrogen, asam lemak dan gliserol. Untuk dapat mengoptimalkan kemampuan seks harus ditunjang dengan gizi yang cukup dan berkualitas, kesehatan yang optimal serta tidak adanya gangguan psikologis.CPS
Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger