' 60% Data Penduduk di Kecamatan Rancabali Tidak Valid - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » , » 60% Data Penduduk di Kecamatan Rancabali Tidak Valid

60% Data Penduduk di Kecamatan Rancabali Tidak Valid

Written By dodi on Wednesday, June 6, 2012 | 1:47 PM


KAB.BANDUNG (LJ)- Dari jumlah 32.700 orang wajib e KTP di wilayah Kecamatan Rancabali Kabupaten Bandung, diketahui sebanyak 60% data yang ada perlu dilakukan pembenahan.Data yang ada saat ini adalah data lama yang diterbitkan sebelum tahun 2005, sehingga menyebabkan banyak data yang tidak valid.
    "Banyak orang yang sudah meninggal ternyata datanya masih tercatat dan menerima surat panggilan, sementara sejumlah warga masyarakat yang wajib e-KTP justru tidak mendapat panggilan," kata Camat Rancabali, Baban Banjar, ketika dimintai tanggapannya oleh LINGKAR JABAR, Selasa, (5/06), dikantornya.
    Guna mengantisipasi kesalahan fatal, Baban Banjar secepatnya melakukan pembenahan dan melakukan update ulang data yang ada. "Jangan karena adanya kesalahan pendataan, lalu kita melakukan pembiaran, hal ini jelas sangat merugikan masyarakat," jelasnya.
    Perbaikan kesalahan dimaksud lanjut dia, antaralain, perbaikan terhadap penulisan nama, alamat, jenis kelamin dan tempat tanggal lahir. Selain itu, dilakukan pula perbaikan menara untuk mempercepat akses internet.
    “Kami optimis pada bulan Agustus 2012 nanti, penyelenggaraan e-KTP di Kecamatan Rancabali akan terakomodir dengan baik dan sesuai dengan harapan. Semua kita lakukan sebagai wujud rasa tanggung jawab dan kebersamaan di dalam mengimplementasikan tugas aparatur pemerintah selaku pelayanan publik,” tegas Baban Banjar.
    Kasi Pemerintahan Kecamatan Rancabali, A. Ernawan, menambahkan, pendataan ulang peserta wajib e-KTP, semata-mata demi kebaikan masyarakat. "Saat ini kami masih memprioritaskan warga masyarakat yang menerima panggilan pembuatan e-KTP,"ucap dia.
    Sementara pemantauan LINGKAR JABAR pada sejumlah kecamatan dan desa, hampir rata-rata mengeluhkan tidak akuratnya data peserta wajib e-KTP di Kabupaten Bandung. Mereka bahkan mempertanyakan akurasi data yang diberikan oleh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disduk Casip) Kabupaten Bandung.
    Sementara masyarakat sendiri juga banyak yang kecewa dengan tidak terpanggilnya untuk pembuatan e-KTP. Padahal mereka merupakan penduduk asli Kabupaten Bandung, tapi mendapatkan atau tidak menerima undangan pembuatan e-KTP. (GUS).



Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger