' Gotong Royong dan Kebersamaan Wujudkan Akselerasi Pembangunan - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » , » Gotong Royong dan Kebersamaan Wujudkan Akselerasi Pembangunan

Gotong Royong dan Kebersamaan Wujudkan Akselerasi Pembangunan

Written By Lingkar Jabar On-Line on Friday, June 1, 2012 | 10:19 AM


GARUT (LJ)  - Semangat gotong royong dan keber-samaan merupakan sebuah keniscayaan dalam memban-gun tatanan sosial yang man-diri, dinamis, dan sejahtera. Sehingga semangat gotong royong dan kebersamaan tersebut harus mendapat dukungan dari semua pihak, khususnya di Jawa Barat (Jabar). Sebab semangat dan kebersamaan itu sangatlah penting untuk mengaseklerasi setiap program pembangunan daerah Jabar. 
Mengedepankan nilai-nilai kegotongroyongan dalam kehidupan sosial ke-masyarakatan dapat berpedoman pada falsafah Sunda, Silih asih ku pangarti, silih asah ku pangabisa, tur silih asuh ku pangaweruh dina raraga ngaheuyeuk dayeuh ngolah nagara di wewengkon Jawa Barat,” kata Gubernur Jabar Ahmad Heryawan saat menghadiri acara Pen-canangan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) ke-9 dan Hari Ke-satuan Gerak (HKG) Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) ke-40 Provinsi Jawa Barat 2012 di Garut, Selasa (15/5/2012).
Menurut Gubernur, jiwa kegotongroyongan juga sebuah modal berharga guna mengakselerasi setiap program pembangunan. Sehingga diharapkan momentum peringatan Hari Kesatuan Gerak PKK yang dirangkai kan dengan Pencanangan Bu-lan Bhakti Gotong Royong Masyarakat semakin mem-berikan semangat dan mo-tivasi baru kepada segenap kader PKK.“Selain itu, gotong royong dan kebersamaan meman-tapkan sinergitas di antara berbagai pemangku kepent-ingan pembangunan untuk bersama-sama mengakse-lerasi pemberdayaan, dan pembangunan kesejahteraan keluarga di Jawa Barat,” te-gas Heryawan yang sudah ditetapkan menjadi calon gu-bernur oleh Partai Keadilan Sejahtera (PKS).Heryawan menyebutkan, perjalanan 40 tahun telah menjadikan gerakan PKK se-bagai wadah aktivitas sosial kemasyarakatan yang mampu memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan keluarga dan masyarakat. PKK patut dibanggakan karena tetap eksis dan teguh sebagai organisasi sosial yang solid dan netral, mulai tingkat pusat hingga ke daerah. 
PKK juga diharapkan konsisten berkiprah sebagai mitra strategis pemerintah melalui berbagai inisiatif, program, serta pemberdayaan dan kesejahteraan keluarga. Karena itu, Heryawan pun mengajak segenap stake holder pembangunan, dan semua masyarakat, khususnya seluruh kader PKK di Jawa Barat meningkatkan kembali sinergitas dan komitmen untuk bersama-sama melanjutkan program-program pembangunan di Jawa Barat. Hal itu sebagai upaya menghadirkan berbagai ke-majuan pembangunan pada berbagai bidang, khususnya bidang pendidikan, kesehatan, serta pengentasan kemiskinan dan pengangguran. “Melalui pelaksanaan Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat yang kita canang-kan hari ini, mari kita tekad-kan diri berbuat lebih banyak lagi bagi kemajuan pemban-gunan di Jawa Barat,” tegasnya.Sementara itu, Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Jawa Barat, Netty Prasetiyani Heryawan mengibaratkan proses pem-bangunan layaknya sebuah pertandingan sepakbola.
Netty menyebutkan, masyarakat bukan hanya berperan sebatas penonton maupun komenta-tor yang hanya bisa menikmati permainan dan mengkritik selayaknya penonton dan komentator sepakbola. Namun, PKK pun harus mampu terlibat dalam setiap proses dan program pembangunan.“Kalau Bapak-bapak dan Ibu-ibu menyaksikan liga Inggris, bagaimana Manchester City bisa mengalahkan Queen Park Rangers dalam menit-menit terakhir. Ini juga yang harus masuk dalam ruang berpikir kita. Kita bukan han-ya penikmat dan komentator sepak bola, tapi kita sebagai warga negara dan anggota masyarakat mampu mem-buktikan bahwa kita punya potensi dan keunggulan yang bisa kita gunakan untuk me-nyukseskan setiap program pembangunan,” tutur Netty.
Sebagai warga negara dan anggota masyarakat, lanjutnya, bukan hanya bisa mengkritik kelambanan pemerintah melainkan harus dapat membuktikan kemam-puannya menjadi anggota ‘tim’ yang baik. “Kita berkewajiban dan bertanggung jawab menjadi sebuah team work yang ko-koh dan solid di Jawa Barat ini. Betul Jabar terdiri dari 26 kota/kabupaten, terdiri atas 625 kecamatan, dan 8.600 desa/kelurahan, tapi kita 
menuju satu titik yang sama, yaitu Jawa Barat,” imbuhnya. 
Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger